NEWS

Blizzard Menyangkal Banning Terhadap Pemain Diablo III Linux

Strike1506   |   Rabu, 04 Jul 2012

Blizzard telah menyangkal bahwa mereka telah memberlakukan banning terhadap para pemain Diablo III yang menggunakan operating system (OS) Linux. Namun memang kebetulan para pemain yang menggunakan Linux tersebut memang terbukti menggunakan cheat dan bukan karena menggunakan Wine, program Linux untuk menjalankan program-program Windows.

Sebelumnya, seorang pemain Diablo III yang menggunakan Linux menuliskan dalam forum resmi Diablo III bahwa Blizzard telah mem-banned para pengguna Linux untuk bermain Diablo III. Beberapa pemain yang menggunakan Linux lalu membalas post tersebut dan mengatakan bahwa mereka juga terkena ban karena menggunakan Wine. Para pemain Diablo III Linux ini lalu mengkaitkan masalah mereka terhadap salah satu pernyataan Blizzard pada situs resmi Diablo III yang mengatakan bahwa "Walaupun Diablo III dapat dijalankan dengan menggunakan beberapa perangkat yang tidak didukung, namun hal tersebut dapat mengakibatkan Diablo III tidak dapat diakses.

Blizzard pun akhirnya merespon dengan menyatakan bahwa mereka telah mencoba untuk menjalankan Diablo III dengan menggunakan sistem yang tidak didukung oleh Diablo III (OS Linux dan program Wine) seperti yang dikatakan oleh para pemain yang telah terkena ban secara "tidak adil" dan tidak menemukan masalah apapun dalam menjalankan game tersebut. Blizzard lalu menyebutkan bahwa masalah tersebut muncul karena sistem anti-cheat mereka telah mendeteksi bahwa para pengguna OS dan program yang tidak didukung tersebut secara positif telah menggunakan program ilegal, dalam kata lain cheat. Memang beberapa sistem anti-cheat untuk perangkat PC tidak dapat mendeteksi program cheat yang dijalankan melalui OS lain selain Windows. Namun ternyata anti-cheat milik Blizzard mampu melakukannya.

Para pengguna Linux yang telah terkena ban pun meminta bukti yang menyatakan bahwa mereka telah menggunakan cheat. Namun Community Manager Diablo III, Micah "Bashiok" Micah Whipple mengatakan bahwa kebijakan perusahaan tidak memperbolehkan Blizzard untuk membicarakan akun para pelanggannya secara publik (dalam forum) selain secara pribadi dengan pemilik akun atau orangtua/wali pemilik akun tersebut. Bashiok mengatakan bahwa sebenarnya ia bisa saja memberitahukan kelakuan apa saja yang telah mereka (para pengguna Linux) lakukan sehingga terkena ban, namun Bashiok mengatakan bahwa ia tidak akan melakukan hal tersebut karena ia sangat menjunjung tinggi privasi dari para konsumen.

Dengan ini, jelas bahwa Blizzard telah memberlakukan banning secara tepat dan bukan karena mereka menggunakan OS Linux.

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724