NEWS

Akibat Banyaknya Konten yang Dapat Mendegradasi Budaya, TikTok di Banned!

Bill13   |   Kamis, 14 Feb 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
TikTok merupakan aplikasi yang memberikan efek spesial unik dan menarik serta dapat digunakan oleh penggunanya dengan mudah untuk membuat video pendek dengan hasil yang keren, dan aplikasi ini cukup populer diberbagai negara termasuk Indonesia.

Namun penggunaan TikTok di India telah mendorong remaja dan dewasa muda mengalami degradasi budaya menurut parlemen India, sehingga memicu pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap aplikasi tersebut.

Baca ini juga :

» 7 Hal Menarik yang Bisa Kamu Temukan Ketika Bermain Chess Rush
» Demi Keseimbangan Ekosistem eSports di Indonesia, Asosiasi Olahraga Video Games Indonesia Dibentuk!
» Indo Pride! Ini Dia Atlet Esports yang Bakal Masuk Pelatnas untuk SEA Games 2019 Mendatang!
» Joth702 dan DouAhou, Dua Atlet Berprestasi di Game Hearthstone Resmi Masuk Pelatnas SEA Games 2019
» Kaskus Hadirkan Komunitas Pokemon Go Jabodetabek Serta Kompetisi PUBG di Bekraf Game Prime

Dalam laporan The Economic Times, pemerintah India-pun mengambil langkah cepat mengenai hal tersebut, M. Manikandan selaku Menteri Teknologi Informasi negara bagian Tamil Nadu akan merekomendasikan pelarangan TikTok di Tamil Nadu. Anggota parlemen Nagapattinam Thamimun Ansari mengatakan kepada The Economic Times, "saya mengemukakan masalah yang diajukan ini oleh pekerja kesejahteraan masyarakat bahwa aplikasi mobile (TikTok) bertindak sebagai platform untuk debat panas yang merugikan hukum dan ketertiban, serta penyebaran materi seksual-eksplisit.

Sendirinya TikTok banyak memiliki konten berbahaya dan ekstrim bukanlah hal baru, adanya konten anti-Semit dan video rasis. Sedangkan untuk India sendiri melaporkan ada 36 remaja menceritakan pengalaman cyberbulling di TikTok bahkan satu orang dilaporkan bunuh diri setelah diintimidasi video yang diposting di TikTok.

Meskipun demikian, Ansari juga mengatakan kepada The Economic Times bahwa jika pemerintah tidak melarang aplikasi tersebut, ia dan timnya akan menindaklanjuti masalah ini untuk mencari solusi yang terbaik.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru