NEWS

Wild Warden Lenaiger: Film Tokusatsu Karya Anak Bangsa

Sapiterbangg   |   Sabtu, 22 Dec 2012

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Beberapa hari yang lalu, salah satu kru KotakGame telah men-share sebuah link video Youtube di fan page KotakGame. Video tersebut merupakan sebuah film tokusatsu berjudul "Wild Warden Lenaiger" yang dibuat oleh orang Indonesia. Dari segi kualitas, film ini tidak kalah bagusnya dengan film tokusatsu asal Jepang.



Karena penasaran, kru KotakGame mencari informasi mengenai si pembuat film ini. Ternyata film ini dibuat oleh Komunitas tokusatsu (Komutoku), sebuah komunitas pecinta film tokusatsu di Indonesia. Bagi Kotakers yang bertanya "apa sih 'tokusatsu'?" jawabannya adalah "film dengan spesial efek" dalam bahasa Jepang. Mungkin Kotakers pernah mendengar superhero asal Jepang bernama "Kamen Rider" yang di Indonesia dikenal dengan nama "Ksatria Baja Hitam"? Atau mungkin Kotakers lebih akrab dengan "Power Rangers"? Well, keduanya merupakan contoh film tokusatsu.(^__^)

Kru KotakGame akhirnya berhasil menghubungi dua "dedengkot" dari Komutoku, yaitu Josep Tri Ronggo, sutradara Wild Warden Lenaiger dan Ripqhy Al-Katiry, Art Director Wild Warden Lenaiger untuk memberikan sedikit keterangan mengenai film mereka. Wild Warden Lenaiger atau "Lenaiger" untuk singkatnya, merupakan sebuah proyek film yang dibuat oleh Dream Realization Project (DRP), sebuah sub-komunitas di bawah naungan Komutoku yang memfokuskan diri terhadap pembelajaran media kreatif, terutama sinematografi. Film ini sendiri dibuat kurang lebih sekitar satu tahun, termasuk pembuatan konsep, cerita, skrip, skenario, wardrobe, casting hingga pengambilan gambar.



Josep Tri Ronggo dan Riqphy Al-Katiry


Ronggo mengatakan bahwa alasan untuk mengangkat tema harimau Sumatera adalah karena tema tersebut merupakan salah satu ciri khas Indonesia serta tentu saja untuk turut membantu melestarikan salah satu hewan asal Indonesia yang hampir punah itu. Ronggo mengakui bahwa Lenaiger masih belum sempurna. Hal ini, menurut Ripqhy adalah karena Lenaiger ini sebenarnya merupakan realisasi dari proses pembelajaran yang selama ini telah dipelajari oleh member DRP. Maka dari itu, Lenaiger sendiri tidak luput dari kekurangan. Selain itu, Ripqhy juga mengatakan bahwa Lenaiger ini sebenarnya dibuat oleh karena kesamaan hobi antar sesama member yaitu tokusatsu dan tentu saja membuat film. Namun jujur saja, bagi kru KotakGame sendiri, film ini sudah cukup baik kok.(^__^)


Baik Ronggo dan Ripqhy mengatakan bahwa mereka tidak mengincar target terlalu tinggi untuk Lenaiger, terutama dari segi komersil. Mereka berdua sepakat mengatakan bahwa jika konsep dari Lenaiger sendiri dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, maka hal tersebut sudah lebih dari cukup. Untuk kedepannya, Ronggo berharap Lenaiger bukan hanya sebuah "one time project", namun dapat menjadi sebuah kontinuitas web series rutin. Akhir kata, Ripqhy mengatakan bahwa semua orang dapat mewujudkan mimpi mereka. Asalkan ada niat dan usaha keras, maka mimpi pun akan dapat terealisasikan. Riqphy juga berpesan bahwa jangan terlalu memikirkan soal biaya produksi karena dengan biaya minimal pun, semua orang dapat membuat film dengan kualitas yang maksimal.

So, adakah Kotakers yang hobi membuat film "tertantang" untuk membuat film tokusatsu seperti Wild Warden Lenaiger ini? Ayo, wujudkan mimpimu!

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru