NEWS

Akibat Swatting Prank Dari Pemain Call of Duty, Polisi Tidak Sengaja Membunuh Pemuda Tidak Bersalah

VolkanKaya   |   Minggu, 31 Dec 2017


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Andrew Finch, yang merupakan seorang pemuda berusia 28 tahun belum lama ini dikabarkan meninggal dunia setelah ditembak oleh pasukan polisi di rumahnya. Kejadian ini terjadi pada tanggal 28 Desember lalu, dimana Andrew ternyata menjadi korban dari Swatting Prank. Bagi kamu yang masih asing dengan istilah ini, Swatting Prank adalah aksi jahil dimana polisi ditipu untuk mengirim pasukan SWAT untuk menyergap seseorang.

Kronologi kejadian sendiri masih belum jelas, tapi berdasarkan informasi yang didapat sejauh ini prank tersebut terjadi setelah dua pemain Call of Duty: WW2 saling berkelahi setelah kalah bertaruh dalam pertandingan. Karena kesal kedua pihak tim saling mengancam satu sama lain dengan melakukan Swatting Prank. Setelah salah satu pihak mengirim alamat yang salah ke pihak kepolisian Wichita, pasukan khusus akhirnya dikirimkan ke rumah Andrew.

Baca ini juga :

» [SPECIAL] Ranking Game 'Call of Duty' dari yang Terburuk Hingga Terbaik!
» Gokil! Gamer Ini Berhasil Tamatkan Resident Evil 4 dengan Akurasi Tembak 0%
» Gara-gara Gagal Dapat 1 Item, Speedruner Baten Kaitos Ini Kehilangan Progress 97 Jam
» Gratis! Call of Duty: Modern Warfare Akan Segera Mulai Tahap Beta
» Inilah Space School, Game Klasik Buatan Konami yang Keberadaanya Baru Diketahui!

Setelah menjawab ketukan pintu di depan rumahnya, Andrew seketika langsung ditembak di tempat dan seketika meninggal dunia. Lisa Finch, ibu dari Andrew mendapat informasi dari pihak kepolisian kalau di rumah Andrew sedang terjadi aksi penyanderaan. Aksi polisi yang langsung menembak tersebut juga patut dipertanyakan, karena saat Andrew menjawab panggilan dari depan rumahnya dia terlihat santai dan bahkan tidak terlihat membawa senjata.

Saat ini sendiri pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus lebih dalam lagi, dan berusaha untuk menemukan orang yang memberikan informasi palsu tersebut. Jika berhasil ditangkap, nantinya pelaku akan mendapatkan hukuman yang jauh lebih berat karena pelanggaran berlapis. Walaupun hanya sekedar untuk menjahili seseorang, Swatting adalah sesuatu yang jauh lebih berbahaya dan keterlaluan. Semoga dengan insiden ini, para livestreamer dan gamer tidak akan berani melakukan kejahilan ini lagi.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru