NEWS

Pemuda Ini Ditahan Polisi Karena Menyerang Teman Satu Kamarnya Dengan Master Sword

Fadhil Baladraf   |   Rabu, 31 Jan 2018


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Insiden aneh yang berhubungan dengan dunia video game kembali terjadi di Alaska, tepatnya wilayah Anchorage. Insiden ini melibatkan pemuda berusia 22 tahun bernama Jeremy Tazruk yang terlibat dalam perkelahian sengit dengan tema satu kamarnya. Perkelahian ini sebenarnya terjadi karena kekerasan dari korban berinisial T.P, yang akhirnya membuat Tazruk emosi dan menggunakan replika pedang Master Sword dari The Legend of Zelda untuk melukai temannya.

Tidak hanya menggunakan replika pedang, tapi dia juga menggunakan pisau dapur dalam perkelahian tersebut. Setelah pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian di asrama University of Alaska Anchorage, mereka menemukan TV yang hancur, serbet yang penuh darah, pisau dan juga replika pedang bengkok. T.P. yang menjadi korban juga ditemukan dalam keadaan penuh luka serius, termasuk bekas tusukan benda tajam.

Baca ini juga :

» Nostalgia GBA! Seluruh Seri Megaman Battle Network Akan Rilis Untuk Switch!
» Bocor Dari Orang Dalam, Metroid Prime Dikabarkan AKan Mendapat Remaster!
» Hadir di Nintendo Direct? NieR Automata Berpotensi Rilis Di NIntendo Switch
» Rilis Game Sonic Origins, Inugami Korone dapatkan Model Live 2D Sonic the Hedgehog
» Jelang Rilis, Xenoblade Chronicle 3 siapkan DLC Tambahan Cerita!

Walaupun kekerasan yang dilakukan T.P. adalah pemicu dari insiden ini, tapi pihak kepolisian tetap memberikan Tazruk hukuman karena aksi kekerasan yang dilakukannya. Replika pedang yang digunakan Tazruk memang tumpul, tapi ujungnya cukup tajam dan mengakibatkan luka tusukan serius. Apalagi dia juga diketahui menggunakan pisau, yang membuat tuntutannya semakin berat.

Berdasarkan informasi tambahan dari tunangan Tazruk, perkelahian ini juga melibatkan dua teman satu kamar lainnya. Karena mereka tidak terlibat dalam perkelahian serius apalagi melukai T.P, pihak kepolisian hanya menjadikan mereka saksi. Walaupun tidak separah aksi Swatting Prank dan anak yang menembak ibunya karena pengaruh video game, tapi dilihat dari sudut pandang manapun, hal ini tetap saja sangat memalukan.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru