NEWS

Tidak Suka dengan EA, Disney Akan Cabut Lisensi Star Wars dan Menggantikannya dengan Ubisoft?

Keyboard22   |   Senin, 26 Feb 2018

Sejak Star Wars Battlefront 2 dirilis beberapa waktu lalu oleh EA, ada banyak sekali kontroversi yang terjadi akibat ketamakan EA dalam mengimplementasikan Microtransaction berlebihan demi keuntungan maksimal. Walaupun bukan langkah yang terhitung buruk, tapi EA membuatnya semakin parah dengan merancang sistem progress karakter dan arcade mode yang memancing gamer untuk membeli loot box.

Hal tersebut juga tampaknya membuat Disney selaku pemegang hak cipta tidak senang dan menganggap EA melanggar perjanjian yang disepakati. Sekedar informasi, EA menjalin kerjasama dengan Disney sejak tahun 2013 untuk menggarap game Star Wars di berbagai platform dan dikabarkan akan habis sebentar lagi.

Baca ini juga :

» Assassin's Creed Odyssey Akan Menjadi Full RPG dengan Jalan Cerita yang Ditentukan Oleh Pemain
» Ubisoft Rilis Trailer Cinematic dan Gameplay Dari Game Skull & Bones
» Buruan Klaim, Ubisoft Kini Gratiskan 'For Honor'
» [E3 2018] Assassin's Creed Odyssey Memiliki Mode Pertarungan 150 vs 150
» [E3 2018] EA Resmi Umumkan RTS 'Command and Conquer: Rivals' Untuk Mobile

Dilansir dari Comic Book, Disney dikabarkan tidak ingin memperpanjang kerjasamanya dan beralih mempercayakan game-game Star Wars untuk Studio lain. Disney atau Lucasfilm dikabarkan tertarik untuk bekerjasama dengan perusahaan game lainnya. Yang paling besar kemungkinannya mereka akan bekerjasama dengan Ubisoft atau Activision.

Hingga saat ini, pihak Disney atau Lucasfilm sendiri belum angkat bicara secara resmi dan baru rumor semata. Namun, dari berbagai masalah terhadap game Star Wars belakangan ini tampaknya hal diatas sudah kemungkinan besar akan terjadi. Kita tunggu saja.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru