NEWS

Perdana! RRQ Hadirkan Anthem untuk Menyatukan Sang Raja dan Pecintanya

Salinolino   |   Kamis, 12 Jul 2018

Bertempat di Hotel Ayana Midplaza, Rex Regum Qeon (RRQ) mengadakan acara RRQ Evolution Media Day. Sebagai salah satu organisasi profesional eSports terbesar di Indonesia saat ini, RRQ memberikan beberapa update penting diantaranya, perubahan logo, taat pajak , ekspansi ke luar negeri, kerjasama dengan lembaga sosial, Brand Ambassador, RRQ Anthem dan Roadshow Meet & Greet.

"Sebagai organisasi eSports profesional terbesar di Indonesia saat ini, RRQ ingin terus menjadi pioneer dan berkembang menjadi lebih baik. Sebagai langkah awal kita akan ekspansi ke Thailand, Vietnam dan Philipines untuk mengembangkan sekaligus membangun komunitas RRQ di tiga negara tersebut”, jelas Andrian Pauline selaku CEO Rex Regum Qeon. "Selain itu kami juga ingin meningkatkan rasa kepedulian seluruh anggota baik player maupun management RRQ dalam hal kewajiban membayar pajak dan mencintai sesama untuk Indonesia yang lebih baik”.

Tanggalkan Mahkota, RRQ Ingin Menjadi Raja di Hati Pecintanya

Rex Regum Qeon yang dalam bahasa latin berarti "King of the Kings” atau "Raja dari segala Raja” tersirat dalam "mahkota” yang selama ini ada di logo RRQ. Lambang mahkota yang dihilangkan menjadi tanda RRQ ingin "membumi” dan lebih dekat dengan para pecintanya. Tanpa perlu mahkota, RRQ ingin terus dicintai dan menjadi raja di hati pecintanya.

Atlit eSports Profesional Taat Pajak

Sebagai organisasi eSports profesional, RRQ ingin mensosialisasikan sekaligus membangun kesadaran seluruh anggotanya (player dan management) untuk turut serta dalam mendukung pembangunan di Indonesia, salah satunya dengan membayar pajak. Melaksanakan kewajiban membayar pajak ini menjadi langkah konkrit dan dukungan RRQ kepada pemerintah dalam membangun negeri ini. Langkah ini menjadi tonggak kesadaran untuk turut serta dalam membangun negeri bagi industri eSports khususnya atlit profesional di tanah air.

Save The Children, Save Their Dreams

RRQ juga mengumumkan kerjasamanya dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (Save the Children), sebuah organisasi kemanusiaan yang memperjuangkan hak dan mengembangkan potensi anak-anak di Indonesia. Beberapa program sedang dipersiapkan RRQ bersama Yayasan Sayangi Tunas Cilik untuk tetap menjaga mimpi anak-anak di Indonesia.

Baca ini juga :

» Yuk Intip Background Design Skin Akai - Magistrate!
» Setelah Update Item Jungle Mobile Legends Masih Worth Dibeli?
» Event Moniyan vs Dark Abyss di Mobile Legends, Hadirkan Border Eksklusif Sebagai Hadiah Utama!
» Anti Lag! Optimisasi Server dan Network Diterapkan di Patch 1.3.14 Mobile Legends
» Louvre dan Juggernaut Juarai Kratingdaeng Indonesia eSports Championship 2018

Ekspansi Ke Tiga Negara Raksasa eSports SEA

Setelah sukses membentuk tim CS:GO multinasional yang berisikan pemain-pemain terbaik di South East Asia, RRQ dengan bangga mengumumkan rencana ekspansinya ketiga negara South East Asia (SEA), yakni Thailand, Vietnam dan Philipines. Selain Indonesia, ketiga negara tersebut terkenal memiliki eSports enthusiast yang sangat tinggi didukung dengan pengelolaan industri eSports secara profesional. Terbukti banyak lahirnya pemain dan tim-tim profesional dengan segudang prestasi dari ketiga negara tersebut.

Cindy Monika dan Bella Victoria Dua Ambassador Penuh Talenta

Kehadiran dua gamers cantik multi talenta Cindy Monika dan Bella Victoria pun turut diperkenalkan RRQ sebagai Brand Ambassador mereka. Kecintaannya terhadap eSports membuat Cindy Monika (Cimon) sangat antusias terpilih sebagai Brand Ambassador RRQ. Meski menjadi seorang gamer, gadis cantik kelahiran Soroako, Sulawesi Selatan ini tetap serius dalam menggapai cita-citanya sebagai seorang dokter dan saat ini sedang mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran salah satu universitas bergengsi di Indonesia. Bermula dari hobinya bermain game fps, Bella kini serius menekuni karirnya di dunia eSports sebagai Brand Ambasador RRQ. Selain bermain game, Bella ternyata merupakan seorang pianist handal.

RRQ Anthem: Menyatukan Sang Raja dan Pecintanya

Lagu "Together We Are One" yang diciptakan oleh Anggara Bintang (DJ) & Metha Volmax ini menjadi penyemangat untuk tim RRQ yang akan bertanding. Tidak hanya menjadi penyemangat, RRQ Anthem akan menyatukan anggota tim dan pecinta RRQ ketika menyanyikan lagu ini bersama-sama sesaat sebelum bertanding.

Sejatinya lagu ini memiliki makna mendalam, yakni jalan menuju keberhasilan tidak selalu mudah, namun dengan kebersamaan serta keyakinan yang tinggi satu sama lain merupakan satu langkah menuju proses yang lebih baik, yaitu kemenangan. Ada cerita menarik dibalik lagu ini, dimana tim RRQ untuk pertama turut meramaikan dengan bernyanyi dan terlibat dalam proses rekaman. Nuansa energik dikemas dengan aransemen musik seperti terdengar pada bagian tengah lagu "Viva RRQ.. Viva RRQ.. Viva RRQ.. yang pasti membakar semangat tidak hanya anggota tim, namun pecinta RRQ.

Roadshow Meet & Greet

Atas banyaknya permintaan dari para fans atau pendukung, dalam waktu dekat RRQ juga akan menggelar Roadshow Meet & Greet untuk dapat bertatap muka secara langsung dengan para pendukungnya di seluruh Indonesia. Rencananya Jabodetabek akan menjadi pembuka rangkaian Meet & Greet RRQ.

Rex Regum Qeon saat ini telah memiliki 7 divisi, DOTA 2, Mobile Legends, CS:GO, AOV, PUBG, Point Blank dan FIFA 18. Beragam prestasi baik lokal maupun internasional telah direngkuh dan menjadikan RRQ sebagai organisasi tersukses di tanah air saat ini. Kehadiran beberapa update dan rencana di atas akan membuat RRQ menjadi semakin baik dari sisi profesionalitas, prestasi serta yang terpenting kedekatan dengan para pecintanya.

Sebelum acara tersebut berakhir, Kru KotGa sempat bertanya kepada CEO Rex Regum Qeon, yakni Andrian Pauline mengenai masalah tim RRQ forfeit di acara IGX 2018 kemarin. "Jadi kronologinya kurang lebih seperti ini, saat grandfinal pertandingan pertama RRQ sedang di posisi kalah unggul oleh PG barracx dalam kondisi net worth dan barack. Kemudian setelah itu terjadi kondisi putus internet atau DC. Dan karena hal tersebut Lobby pun hilang jadi semua pemain tidak bisa reconnect. Seharusnya panitia memutuskan untuk remake pertandingan, tetapi kata 'ahli dota' bahwa kemenangan sudah dipegang oleh PG barracx . Tetapi dari RRQ tidak menerima begitu saja, atas alasan apa panitia memutuskan begitu, karena dalam DotA 2 semua hal bisa terjadi. Dan karena hal tersebut akhirnya RRQ melakukan forfeit, bentuk dari kekecewan yang diberikan panitia.” (KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru