FEATURE

Kilas Balik Pengungkapan Kebohongan Rama


oleh: Conny, 02 September 2010

Page 1

Akhir Maret 2009 lalu, kru KotGa membuat sebuah artikel berupa fitur yang sedikit banyak ikut mengenalkan seorang pemuda, yang kebetulan memiliki keterbatasan fisik berupa kebutaan, ke muka publik Indonesia khususnya kaum gamer. Namanya adalah Eko Ramaditya Adikara. Kotakers bisa langsung membaca artikel tersebut di sini.

Perlahan tapi pasti, sebuah kebohongan yang berlarut-larut bakal terungkap. Keraguan-keraguan dari para gamer Indonesia yang tergabung dalam sebuah forum diskusi online terkemuka (Kaskus), juga beberapa masukan dari Kotakers, mendorong KotGa untuk kembali mengklarifikasi kebenaran atas status komposer musik untuk game Jepang, seperti yang sering diklaim oleh yang bersangkutan.

Hal tersebut dirintis sejak pertengahan Juni 2010. Mungkin Kotakers kini telah mengetahui kelanjutannya. Namun KotGa bukan ingin membahas apa yang terjadi saat ini. KotGa akan melakukan kilas balik mengenai pengungkapan kebohongan Rama dari sudut pandang KotGa. Tentu saja, seluruh proses ini tidak terlepas dari dukungan beberapa pihak, yang tidak dapat KotGa sebutkan semuanya di sini.

Semuanya bermula dari Kaskus per awal Juni 2010, saat seorang Kaskuser (sebutan untuk para member Kaskus) ber-nick clea membuat sebuah thread tentang Rama. Thread tersebut berisikan kecurigaan sang pembuat thread atas album Lima Bidadari yang dinyatakan sebagai hasil karya asli dari Rama. Semua terungkap saat file-file MP3 tersebut diputar oleh clea dengan WinAmp di PC.



Dikarenakan WinAmp memiliki fitur auto-tag, maka tak pelak file-file MP3 tersebut dikenali sesuai tag aslinya, yang merupakan hasil rip dari sebuah album soundtrack atas game Zwei! FYI, auto-tag adalah semacam fitur dari WinAmp yang akan mengenali secara otomatis atas isi & informasi apa pun terkait file berformat MP3 yang diputar dengan aplikasi ini.

Setelahnya, clea dan rekan-rekannya sesama Kaskuser melakukan investigasi secara suka rela tanpa berharap sesuatu yang lebih, selain kebenaran. Apa yang mereka kejar di saat itu? Bukti-bukti konkrit bahwa Rama (seperti yang diklaim Rama sendiri) adalah komposer yang bekerja untuk Nintendo, Square Enix, dan beberapa developer game Jepang lainnya.


(Total View : 4820)
alt
Latest feature

Delapan CM Tercantik Vers...

Hampir memasuki pertengahan tahun 2013 ini, sepertinya perkembang...

Wawancara Eksklusif Kru K...

Setelah mewawancarai MintSphere beberapa waktu yang lalu, pada ha...

Tujuh Games Tersulit Vers...

Ketika saya memikirkan ide sampai akhirnya mulai menulis artikel ...