Pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2011 kemarin, Blizzard Entertainment, salah satu pengembang sekaligus penerbit game paling besar dan terkenal di dunia, menggelar BlizzCon 2011. Acara tahunan yang bertajuk Blizzard Convention ini telah menjadi salah satu pameran game "wajib" bagi para gamers sejak pertama kali digelar pada tahun 2005. Tujuan dari BlizzCon yang setiap tahun selalu digelar di Anaheim Convention Center ini adalah untuk mengumpulkan para fans game-game Blizzard dan sebagai ajang bagi Blizzard untuk memperkenalkan game-game baru mereka.
BlizzCon tahun ini terasa sangat spesial, karena bertepatan dengan perayaan berdirinya Blizzard Entertainment yang kini telah turut memajukan industri game selama 20 tahun. Pastinya gamers di seluruh dunia pernah memainkan atau paling tidak pernah mendengar game-game buatan Blizzard. Sebenarnya apa yang membuat Blizzard Entertainment begitu spesial? Well, Kotakers akan segera mengetahuinya.
Blizzard Entertainment pertama kali didirkian pada tanggal 8 Februari 1991 dengan nama Silicon & Synapse oleh tiga sekawan, Mike Morhaime, Allen Adham dan Frank Pearce. Awalnya perusahaan yang didirikan oleh tiga sekawan yang semuanya merupakan lulusan UCLA ini hanya membantu mengembangkan game untuk studio-studio pengembang lain. Pada tahun 1993, Silicon & Synapse mulai mengembangkan game mereka sendiri, beberapa diantaranya adalah
Rock N'Roll Racing dan
The Lost Vikings. Silicon & Synapse kemudian sempat berganti nama menjadi Chaos Studios dan bergabung dengan distributor game Davidson & Associates pada tahun 1994. Namun nama Chaos Studios hanya bertahan sebentar karena ternyata nama tersebut sudah dipakai oleh studio pengembang game lain dan akhirnya mereka terpaksa kembali mengganti nama menjadi Blizzard Entertainment. Game pertama perusahaan baru ini adalah
WarCraft:
Orcs and Humans yang dirilis untuk MS-DOS pada tahun 1994 dan kemudian untuk Macintosh pada tahun 1996.
Pada tahun 1996, Blizzard membeli studio kecil Condor Games yang tengah mengembangkan game
Diablo, game yang menggabungkan unsur
action dan RPG dan menciptakan sebuah
genre baru, Action RPG. Condor Games pun akhirnya berganti nama menjadi Blizzard North dan turut mengembangkan
Diablo,
Diablo II beserta
expansion-nya,
Lord of Destruction sebelum akhirnya Blizzard North resmi merger dengan Blizzard pada tahun 2005. Pada tahun 1997, Blizzard meluncurkan
Battle.net, situs pelayanan game Blizzard. Battle.net dapat dikatakan sebagai bentuk awal dari game MMO, dimana pemain dari berbagai tempat berkumpul dan bermain bersama dalam satu game. Battle.net ini kemudian berkembang menjadi situs pelayanan game terbesar seiring dengan dirilisnya
StarCraft pada tahun 1998 dan juga menjadi game pertama Blizzard setelah bergabung dengan Vivendi Games di tahun yang sama.
StarCraft dapat dikatakan sebagai game Blizzard yang paling populer, terutama di Korea Selatan, dimana game ini telah dikompetisikan secara profesional.
StarCraft juga menjadi satu-satunya game yang dikompetisikan selama 11 tahun berturut-turut pada turnamen World Cyber Games sampai tahun 2010 lalu, hingga akhirnya "dipensiunkan" dan diganti dengan
StarCraft II:
Wings of Liberty pada perhelatan tahun 2011 ini yang akan dilaksanakan pada tanggal 8-11 Desember 2011 mendatang di Busan, Korea Selatan.
Pada tahun 2004, Blizzard membuat sebuah "revolusi" dalam industri game MMO dengan merilis MMORPG berdasarkan
franchise WarCraft, yaitu
World of WarCraft atau dikenal juga dengan singkatannya,
WoW.
WoW dapat dikatakan telah membuat berbagai terobosan dalam pasar MMORPG dan telah memberikan standar bagi game MMORPG yang ada saat ini.
WoW juga menjadi game MMORPG dengan jumlah pelanggan paling banyak di dunia, dengan jumlah pelanggan sekitar 11,1 juta dari seluruh dunia per Juni 2011.
Saat ini,
franchise Diablo,
World of WarCraft dan
StarCraft telah menjadi
franchise utama dari Blizzard. Namun hanya dengan ketiga
franchise tersebut, Blizzard dapat menjadi salah satu perusahaan game yang paling dihormati di dunia. Blizzard telah memberikan berbagai terobosan baru dalam industri game. Maka dari itu, rasanya sebuah pameran khusus untuk game keluaran Blizzard tidaklah terlalu muluk.