Forsaken world adalah MMORPG fantasi generasi baru buatan Perfect World entertainment yang kini diterbitkan di Indonesia oleh PT. LYTO Datarindo Fortuna. Dengan memiliki kualitas tampilan Grafis yang detil dan Fitur yang super lengkap merupakan keunggulan dari
Forsaken World. Memiliki unsur PvP kuat seperti dengan memiliki
Open PK /
Server PvP, Skill PvP khusus
Wrath of Awaken,
Guild War, dan sedang dikembangkan sistem Arena(
Grup Battle).
Unsur
PvE/Casual juga tidak kalah menarik dari Beragam Bos Dungeon(Instance), variasi pilihan job yang menarik, rangkaian Achievement yang dapat diselesaikan, Pengumpulan Gelar, variasi profesi tambahan yang beragam, sistem Reputasi, sistem event harian dan mingguan, dan hadiah menarik menunggu bagi pemain yang rajin menyelesaikan serangkaian tugas. Karena lengkapnya fitur, membuat
Forsaken world cocok untuk dimainkan oleh siapapun. Pemain
Hardcore PvE memperoleh beragam
dungeon Instance, pemain Hardcore PvP dapat melakukan berbagai macam PvP, bahkan pemain casual pun masih dapat menikmati game ini dengan menyelesaikan berbagai macam
Achievement , gelar, profesi yang disediakan dalam game.
Awal cerita, Dunia
Forsaken ditemukan pertama kali oleh Dyos, kemudian dia menamakannya tempat tersebut “Eyrda”. Tempat itu suram dengan hanya pohon raksasa yang menghubungkan langit dan tanah. Dyos menemukan roda bintang raksasa di atas pohon itu, di dalamnya terdapat bintang-bintang yang tak terkira jumlahnya, dan Dyos terpesona bagaikan melihat gambaran surge nirwana, ia meminta bantuan para dewa untuk membangun Eyrda menjadi dunia yang indah. Dyos meninggalkan ketiga anaknya yang bernama Tytan, Illyfue dan Vyda untuk memberkati Eyrda, sementara dia melanjutkan perjalanan untuk menjelajahi alam semesta.
Beberapa juta tahun berikutnya Dwarven, Human, Elf, Vampire dan Stoneman mulai diciptakan oleh Tytan Illyfu dan Vyda, masing-masing ras memiliki keunikan tersendiri. Salah satu anak Nyos adalah Mylvada, dia disebut juga sebagai dewa kehancuran, Mylvada mengunjungi Eyrda tetapi dia tidak diterima ke dalam dunia Eyrda. Dia dijauhi oleh tiga dewa lainnya, dan perselisihan ini menyebabkan perang pertama antara para dewa. Perang terjadi di daerah utara Norta. Ini berlangsung selama seratus tahun dan pada akhirnya Mylvada gagal mencapai tujuannya untuk menghancurkan Eyrda dan akhirnya mundur dari Eyrda. Daerah utara Eyrda bagian Norta itu hancur selama perang terjadi dan akhirnya tenggelam ke lautan.
Beberapa tahun kemudia Mylvada melihat kesempatan lain untuk menyerang Eyrda untuk kedua kalinya. Tindakan ini memicu perang besar kedua di antara para dewa. Tytan mengandalkan senjata baru yang ditemukannya, Relic Kuno. Relic ini mengandung kekuatan besar dan siapapun yang memilikinya pasti untuk memenangkan pertempuran. Dengan bantuan Vyda dan Illyfue, Tytan mengalahkan Mylvada.
Tetapi di Daratan Tengah Shyntola sedang terjadi suatu bencana akibat perang yang berkepanjangan, Demi kedamaian, 3 dewa terpaksa menggunakan Ancient Fissure untuk menyelamatkan Eyrda dari kehancuran. Tinggallah daerah barat Ousta yang masih belum terjamah. Disini pemain memegang peranan sebagai (Dwarve, Human, Vampire, Elf dan Stoneman) yang berperan untuk mempertahankan Eyrda dari gangguan Mylvada dan mengalahkan elemen-elemen tertentu yang menjadi gangguan untuk kedamaian.