Firaxis mengeluarkan satu buah misi DLC baru setiap minggunya dan para pemain bisa bertanding untuk mendapatkan nilai tertinggi pada misi tersebut. Versi PS3 dan XBOX 360 mendapatkan DLC yang berupa tambahan keajaiban dunia,
relic dan peta yang spesifik.
Nah, sampai di sini tinggal satu buah game
Civilization yang belum kami bahas. Seperti yang kami sebutkan di awal artikel, banyak game bagus di akhir tahun, salah satunya adalah Civilization V yang segala kelebihannya akan sedikit kami bahas di sini (kalau ingin yang komplit tunggu review kami di web kesayanganmu ini). Sebagai
Civilization terbaru,
Sid Meier's Civilization V menampilkan elemen-elemen yang belum pernah ada di prekuel-prekuelnya. Bahkan bisa dibilang beberapa sistem adalah hasil penyempurnaan atau perombakan besar-besaran dari sistem yang sudah ada sebelumnya. Karena teknologi saat ini sudah sangat maju kemampuan AI juga ikut dipoles.
AI yang ada di
Civilization V dirancang untuk memiliki pola pikir yang terbagi-bagi menjadi empat tingkatan. AI yang pertama bernama "The Tactical AI", AI ini memiliki tugas sebagai pengendali setiap unit yang sudah ada di peta permainan (sudah di
deploy). AI kedua yang bernama "The Operational AI" bertugas mengatur keputusan-keputusan yang diambil saat bertempur. AI ketiga yang bernama "The Strategic AI", dipakai untuk mengatur perkembangan kota dan segala kebutuhan yang ada di dalamnya. AI yang terakhir bernama "The Grand Strategic AI", digunakan untuk berpikir dan mengatur strategi bagaimana caranya memenangkan permainan, baik itu dengan cara mencapai gol tertentu, atau mengalahkan semua musuh-musuhnya.
Penggabungan keempat AI di atas akan menghasilkan sebuah AI yang memiliki kebiasaan unik dan menantang. Bahkan pemain tidak akan menemukan satu buah permainan yang sama persis karena berhadapan dengan AI yang biisa menyesuaikan diri dengan jalannya permainan.
Kota-kota di
Civilization V bisa melindungi dirinya sendiri dari serangan musuh. Kamu tidak perlu lagi memarkir pasukanmu di satu kota untuk melindungi kota tersebut. Sebagai gantinya kota-kota yang ada sekarang ini memiliki HP, dan apabila HP sebuah kota mencapai nol maka kota tersebut bisa dikuasai oleh penyerangnya. Sekarang kota-kota yang diduduki bisa saja kita caplok sehingga menjadi salah satu kota kita, kita hancurkan, atau kita jadikan negara boneka. Setiap status akan memberikan keuntungan tersendiri. Sebagai contoh, sebuah kota yang kita jadikan negara boneka akan menghasilkan kekayaan yang melimpah tanpa mengubah
mood penghuninya telalu banyak.

Sudah Tidak Bisa Menumpuk Pasukan di Satu Kotak
Kotak-kotak isometrik sudah digantikan dengan bentuk hexagonal, dan pada setiap titik kamu hanya bisa meletakkan satu unit. Fitur tersebut ditujukan untuk mencegah penumpukkan unit pada satu titik tertentu. Unit-unit militer membutuhkan waktu lama untuk membuatnya agar para pemain lebih menghargai unit yang mereka miliki.
Di
Civilization V kamu sudah tidak bisa membarter teknologi yang kamu miliki dengan teknologi dari peradaban lain, sebagai gantinya kini disediakan sebuah fitur kerjasama teknologi. Kerjasama teknologi bisa dilakukan oleh dua negara yang tidak berperang. Nantinya setiap negara akan memperoleh satu buah teknologi rahasia setelah melewati 20 giliran tanpa peperangan. Kerjasama teknologi membutuhkan uang dalam jumlah besar dari kedua belah pihak, sehingga kerjasama teknologi kerap dipakai oleh AI untuk menghabiskan uang yang kamu miliki sebelum akhirnya menyatakan perang pada negaramu.
Trivia: Tahukah kamu kalau Civilization memiliki sebutan genre X4? X4 adalah kepanjangan dari "explore, expand, exploit, dan exterminate", empat mekanisme penting yang selalu dimiliki oleh setiap episode Civilization.