Lebih sebagai game untuk mengenang seri pendahulunya daripada sebuah sekuel game, yang mana Secret Level membuat
Golden Axe: Beast Rider sebagaimana halnya versi klasik game
hack-n-slash ala
Golden Axe, yang kini dipercantik dengan tampilan game yang jauh lebih modern. Memang, setidaknya di awal, tujuannya mencoba membawa player mengingat kenangan indah saat memainkan game ini, tapi sayangnya ada satu fitur favorit di versi lama yang tidak bakalan dijumpai para fans game ini di
Golden Axe: Beast Rider, yakni fitur co-op play.
Meski tak bisa dipungkiri bahwa banyak pula bagian menarik dari game terdahulu yang kini juga diusung kembali atau bahkan dibenahi agar berfungsi lebih baik. Contoh paling mudah, sesuai dengan judulnya,
Beast Rider akan lebih banyak fokus pada
beast (hewan liar), yang mana di game sebelumnya kamu hanya bisa menunggangi seekor
beast dalam waktu yang singkat, tapi kini telah menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari gameplay. Kalau sebelumnya kamu bisa memainkan multiplayer, dengan pilihan karakter seperti Dwarf Gilius Thunderhead dan Barbarian Ax Battler, kini hanya satu karakter yang bisa kamu mainkan, yakni sebagai Amazon Tyris Flare, dengan gaya pakaian yang agak terbuka dan seksi, serta didukung view kamera yang dapat mengekspos keseluruhan bagian tubuhnya, jelas game ini berusaha menonjolkan kemolekan tubuh sang karakter utama (
sex appeal).
Segi gameplaynya mengedepankan combat bertipe
time-based parry system, dimana kamu bisa menghasilkan uang dari combat untuk membeli senjata dan armor baru. Serta ada beberapa jenis beast baru yang diperkenalkan di
Golden Axe: Beast Rider, makin menegaskan kalau
beast bakalan memegang peran jauh lebih besar di seri game kali ini, di antaranya
beast berbentuk dragon yang bisa menyemprotkan api (dua beast jenis ini dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah misi dalam game yang mengharuskan kamu menyalakan dua lilin sebelum gerbang menuju tahap selanjutnya terbuka), dan lion beast (bisa menghilang). Satu lagi
beast yang akan muncul di pertengahan game adalah
beast mirip seekor raptor, dengan rahang sebesar T-Rex dan ekor seperti kalajengking, yang hanya kamu bisa tunggangi dengan menancapkan pedang di punggung
beast ini lalu mengumpankan musuh-musuhmu agar dilahap monster yang selalu lapar ini.
Hilangnya fitur co-op play memang sempat memberi kekhawatiran yang teramat sangat terhadap game ini, karena terasa hambar dan kering kreatifitas. Sebagai salah satu game paling diandalkan dari dinasti Sega, sejauh ini tanggapan para gamer terhadap
Golden Axe: Beast Rider masih terhitung adem ayem saja. Tapi buat semua gamer pecinta serial ini yang merasa kangen dengan
Golden Axe, atau mungkin dengan tokoh utama game ini, sudah wajib hukumnya untuk membeli game ini, semoga saja hasilnya memuaskan kalian semua.