Release Date4 May 2010
ESRB RatingTeen
GenreAction
Publisher
SEGA

Developer
SEGA

Console
KOTAK GAME RATING
45
PLAYER RATING
78
BERI RATING
Preview

Iron Man 2

oleh: Vincent,

Page 1

Kyle Brink, creative director dari Iron Man 2 merasa bahwa game pertamanya tidak memberikan kesan yang terlalu bagus. Saat sekuelnya telah mendapatkan ijin untuk dibuat, ternyata ia hanya punya waktu 14 bulan untuk menyelesaikannya. Padahal, sebuah game untuk Xbox360 ataupun PS3, biasanya membutuhkan sekitar 24 sampai dengan 36 bulan untuk menyelesaikannya. Walaupun punya pendahulu yang tidak terlalu sukses, tapi Brink benar-benar berusaha untuk mengembangkan beberapa hal untuk sekuelnya ini.

Salah satu perubahan terbesar yang diberikan disini terletak pada cara pengendaliannya. Berbeda dengan pendahulunya, SEGA telah berusaha untuk membuat kontrolnya terasa konsisten antara saat kamu sedang terbang ataupun saat kamu sedang berada di atas tanah. Apabila ada gerakan yang bisa dilakukan di daratan, maka gerakan tersebut seharusnya bisa dilakukan dengan cara yang sama di udara. Kamu bisa menyalakan atau mematikan kemampuan kamu untuk melayang di angkasa hanya dengan mengandalkan shoulder button.

Pendekatan seperti ini terasa jauh lebih dramatis dan menjadikan game ini menjadi lebih mudah, terutama dalam hal mengatur serangan kamu karena kamu sudah tidak perlu lagi berurusan dengan kamera yang berotasi. Yang perlu kamu lakukan disini adalah memasukkan tombol perintah dan otomatis gamenya sendiri akan menjalankan perintahnya terhadap target kamu.

Kamu akan memiliki senjata di pundak bagian kiri dan kanan, yang keduanya bisa digunakan hanya dengan mengandalkan trigger button saja. Tombol B disini digunakan untuk mementalkan serangan musuh, seperti memukul balik misil yang ditembakkan ke arah kamu. Di pojok kanan bawah terdapat sebuah radar yang bisa membantu kamu untuk terus memantau keadaan di sekitar kamu. Ancaman bagi Iron Man akan muncul di dalam peta dalam bentuk titik merah dan kamu akan mendengarkan suara peringatan yang cukup keras saat ada misil yang sedang menuju ke tempat kamu.

Demo yang kami lihat disini telah melewati sekitar pertengahan dari game itu sendiri dan permainan pun dimulai dengan seekor kepiting mesin yang besar. Robot yang satu ini disebut Arc Armiger dan pada saat itu, ia sedang menyerang sebuah kendaraan bernama Helicarrier. Baik kepiting raksasa dan Helicarrier itu sendiri memiliki bar darah. Apabila kamu berperan sebagai War Machine, maka tugas utama kamu adalah menghancurkan kepiting raksasa tersebut sebelum ia menghancurkan Helicarrier. Pertempuran ini juga akan menjadi salah satu pertarungan yang cukup lama, karena memang kepiting raksasa tersebut sangat sulit untuk dilukai. Selain itu, tentu saja kamu juga akan berhadapan dengan robot-robot biasa dan di saat itu pula, kamu bisa melatih kemampuan dan juga refleks kamu.

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview