Banyak game di Xbox 360 yang memiliki mode multiplayer yang sangat menantang sedangkan mode single playernya terbilang payah atau malah sebaliknya. Sangat jarang sebuah game yang memiliki kedua mode tersebut secara seimbang dan sempurna, sebagai contoh
Halo 3 misalnya, mode multiplayer
Halo 3 sangat dipuja orang sedangkan mode single player terasa kurang menarik untuk gamer biasa. Untungnya beberapa game memiliki kedua mode tersebut secara seimbang dan
Gears of War 2 termasuk di antaranya. Mode single player
Gears of War 2 masih memakai formula yang sama dengan episode terdahulu di mana sistem berlindung dan menembak jadi gameplay utama dan dibarengi dengan aksi yang solid membuat mode single player
Gears of War 2 sangat menarik untuk dimainkan, apalagi jika kita ingin mengetahui bagaimana nasib delta squad setelah
emergence day. Mode multiplayer mendapat peningkatan yang cukup banyak, seperti empat mode baru dan sepuluh peta baru yang memungkinkan sepuluh orang pemain bermain secara bersamaan, bertambah dua orang dibandingkan
Gears of War orisinil.
Gears of War 2 menceritakan enam bulan setelah akhir dari cerita aslinya. Locust terlalu kuat dan mereka telah menenggelamkan setiap kota milik manusia dari bawah tanah sehingga hanya menyisakan sebuah kota terakhir bernama Jacinto, hal ini masih diperparah dengan penyebaran penyakit
rust lung yang membuat pihak manusia berada dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan. Dengan rasa was-was kalau kota Jacinto ikut ditenggelamkan oleh para Locust, Marcus Fenix dan Dominic Santiago berjuang mati-matian untuk mempertahankan Jacinto. Lupakan pasukan robot tanpa emosi yang hanya bisa menjalankan misi dalam
Gears of War karena dalam episode kali ini permasalah akan berputar lebih manusiawi, kita akan menemukan beberapa letupan emosi yang cukup memberikan beberapa karakter
Gears of War. Suatu alasan tersendiri untuk tetap bertempur.
Dalam gameplay,
Gears of War 2 pada dasarnya masih memakai formula yang sama dengan episode orisinilnya, tetapi bila diperhatikan lebih mendalam, sistem berlindung dikembangkan lebih jauh sehingga kita bisa berlindung di belakang sebuah obyek dengan posisi yang lebih tersembunyi. Sementara itu beberapa senjata memperoleh fungsi tambahan dan pengurangan kekuatan sehingga membuat permainan lebih seimbang dari sebelumnya. Kita juga diberikan kesempatan untuk merangkak ketika sekarat, hal ini bisa menjadi sebuah formula penambah ketegangan saat mode multiplayer.
Walaupun senjata Lancer lebih sering menemani kita selama
campaign, tetapi ada beberapa senjata baru yang layak untuk dicoba, seperti Flamethrower yang sangat cocok untuk musuh yang bergerombol, Mulcher yang berbentuk mirip dengan Troika tetapi minus pelindung di bagian depan dan Mortar yang mampu menghujani sebuah area dengan roket-roket kecil. Selain senjata berproyektil, senjata tipe lempar mengalami peningkatan fungsi dan penambahan jenis, hantamkan sebuah granat ke pinggir tembok maka granat tersebut akan berubah fungsi menjadi ranjau aktif, atau cobalah granat baru yang mengeluarkan racun di ruangan sempit dijamin semua musuh dalam ruangan tersebut akan keluar dalam kondisi merangkak. Semua senjata-senjata tadi penggunaannya terasa pas dan seimbang dalam mode multiplayer.