Black Box dan EA kembali dengan edisi terbaru serial
Need for Speed (NFS). Kini kita akan menjalani permainan secara
undercover demi membongkar perdagangan senjata gelap. Game ini akan mengembalikan pola permainan
NFS: Most Wanted dengan rasa khas
open world yang pernah hilang di
Pro Street. Game ini tidak menawarkan sesuatu yang baru kecuali beberapa kendaraan yang dimodel lebih baik dari pada sebelumnya.
Sayangnya beberapa hal sederhana tidak cukup variasi untuk membuat kita betah memainkannya berlama-lama. Apalagi saat ini pola permainan berubah menjadi bergaya
arcade dibandingkan sebelumnya yang bergaya simulasi dalam
Pro Street, membuat game ini nyaris tidak memiliki daya tarik lainnya bila dibandingkan dengan game yang dioperasikan dengan
token atau koin. Keuntungan hal tersebut adalah, para pemain pemula yang baru mencoba serial game ini akan terlihat cukup jago memainkannya sedangkan bagi para veteran mungkin akan merasa terlalu mudah atau membosankan. untungnya beberapa fitur online cukup bisa memancing kita untuk terus menerus memainkannya.
Mode cerita dalan
NFS: Undercover berisikan beragam adegan
live action pendek yang diperankan oleh Maggie-Q. Semua adegan pendek tersebut digarap dengan sangat serius, berbeda dengan
cheesy live action milik
Command & Conquer. Sayangnya beberapa adegan digarap terlalu serius sehingga nyaris tidak bisa dibedakan antara adegan
NFS atau cuplikan
The Fast and the Furious edisi berikutnya. Ide yang dipakai dalam adegan
live action tersebut jelas berdasarkan novel.
Gagalnya cerita harusnya bisa diimbangi dengan kekuatan
gameplay sayangnya fitur
Heroic Driving Engine (HDE), hadir setengah-setengah, sehingga
NFS: Undercover malah seperti sebuah game
arcade dengan metode simulasi yang kurang menantang. Jujur saja gameplay yang dibawa
NFS: Undercover cukup menyenangkan pada awalnya dan bahkan bisa membuat kita ketagihan, sayang tingkat kesulitan yang mendaki terjal ala serial
NFS ikut dihadirkan di sini sehingga gameplay
NFS: Undercover terasa separuh jadi atau membingungkan, antara ingin mempermudah permainan atau justru mempersulitnya.