Release Date11 November 2008
ESRB RatingMature
GenreFirst Person Shooter
Publisher
Activision Blizzard

Developer
Treyarch

Console
KOTAK GAME RATING
N/A
PLAYER RATING
85
BERI RATING
Review

Call of Duty: World at War

oleh: EstuPW, 19 November 2008

Page 1

Suka sejarah perang dunia kedua dan serial Call of Duty? Bila kamu menyukai kedua-duanya maka dapat dipastikan kalau game Call of Duty: World at War sangat pas untuk kamu. Tadinya semua orang berpikir kalau mengembalikan alur waktu Call of Duty ke jaman perang dunia kedua merupakan sebuah ide yang buruk, nyatanya Call of Duty: World at War garapan Treyarch mampu menunjukkan kualitas yang sebaliknya. Walaupun diusung dalam balutan cerita yang sudah diulang berkali-kali dalam banyak game. Call of Duty: Worl at War tetap tampil memesona.

Jangan pernah lupakan lagu Dies Irae yang mengiringi logo Treyarch sebab bila kamu sampai melupakan lagu tersebut maka tempo permainan yang ingin disuguhkan oleh Treyarch tidak akan bisa diresapi dengan baik. Apalagi pada awal permainan biasanya kita memulai pertempuran dengan kondisi yang minim dan musuh menjepit kita dari berbagai arah. Dari situlah lagu Dies Irae sangat meresap ke dalam permainan, rasa putus asa seorang tentara dan dialog-dialog yang ekspresif ikut membawa kita ke dalam tempo cerita yang cepat tetapi penuh dengan adegan dramatis.

Mode campaign dimulai sebagai pasukan Amerika yang ditawan oleh Jepang, dan dilanjutkan dengan gerakan Rusia untuk merebut tanah airnya dari pihak Jerman. Semuanya disajikan silih berganti, seperti melihat ringkasan sejarah yang cukup cepat, padat dan jelas. Dari segi senjata tidak ada masalah serius yang akan kamu temui disini, tetapi disarankan untuk memainkan mode campaign Call of Duty: World at War dalam tingkat kesulitan yang sedikit tinggi atau kamu akan merasakan sebuah permainan yang kelewat mudah dan kamu akan merasakan jadi tentara robot tanpa tanding yang kuat menghadapi tusukan bayonet berkali-kali apalagi beberapa senjata terasa sedikit tidak imbang dengan senjata yang lain.

Untuk urusan mode permainan, ada sebuah mode tambahan yang cukup menarik perhatian. Mode tersebut adalah mode co-op secara split screen, bedanya apabila dibandingkan mode co-op pada game lain pembagian layar tidak secara horizontal atau vertikal, game ini lebih memilih untuk membagi layar secara kotak-kotak dengan posisi tidak sejajar. Sebuah metode yang tidak lazim dipakai. Kelemahan lainnya, mode co-op belum memiliki dua karakter yang berbeda seperti Gears of War atau Halo 3 yang memiliki dua orang karakter dan berperan masing-masing. Dengan kelemahan ini, jalannya cerita menjadi sedikit janggal mengingat teman-teman seperjuangan kita sering sekali meneriakkan nama kita. Sebagai contoh, Private Miller hancurkan bunker itu! Ternyata ada dua Miller di dalam pasukan dan saat ini mereka sedang berpandang-pandangan saling tuduh-menuduh soal nama siapa yang dipanggil.

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724