NEWS

Netizen Debat Panas Artikel Wikipedia Tentang Yasuke Diedit Karena Trailer Assassin's Creed Shadows!

Rahmat Handiko    |   Kamis, 16 May 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Artikel Wikipedia tentang Yasuke telah menjadi subjek "edit war" setelah perilisan trailer pertama dari Assassin's Creed Shadows, yang menampilkan Yasuke sebagai salah satu protagonis game. Yasuke sendiri adalah figur sejarah yang dikenal sebagai "samurai kulit hitam" pertama. Meskipun demikian, deskripsi dalam halaman Wikipedia mengenai Yasuke saat ini menyajikan gambaran yang agak ambigu karena catatan sejarah tentang dirinya sangat terbatas dan jarang ditemukan. Dalam artikel tersebut, bahkan disebutkan bahwa Yasuke "kemungkinan" berasal dari Afrika. Namun, kegaduhan yang sebenarnya terjadi di halaman pembicaraan artikel tersebut.

Di halaman pembicaraan, para pengguna tengah terlibat dalam diskusi sengit mengenai kalimat tertentu yang mengklarifikasi status Yasuke, apakah dia benar-benar seorang "samurai" atau hanya "pelayan". Kalimat yang diperdebatkan saat ini menyatakan bahwa Yasuke adalah seorang "samurai".

Hal ini membuat Assassin's Creed Shadows berpusat pada karakter wanita dan pria kulit hitam, yang memicu reaksi negatif di media sosial. Seperti yang sering terjadi ketika protagonis tidak berkulit putih, banyak orang mengkritik game ini sebagai "woke" dan "disrespectful."

Baca ini juga :


» Ubisoft Dituduh Malas Karena Cuma Jiplak Aset Game AC Shadows, Pedang Zoro One Piece Juga Ada!
» Waduh, Ubisoft Kena Masalah? Ubisoft Minta Maaf Karena Gunakan Bendera Tanpa Izin di Assassin's Creed Shadows!
» Akhirnya Watch Dogs Movie Mulai Proses Syuting Setelah 10 Tahun Game-nya Rilis!
» Grup Gamer Jepang Adakan Petisi Batalkan Assassin's Creed Shadows, Udah Hampir 30 Ribu Tanda Tangan!
» Prince Of Persia Remake Dalam Pengembangan, Ubisoft Malah Pecat 33 Developer! Game Diundur Hingga 2026!

"Penting untuk dicatat bahwa terlepas dari mitos populer dan penggambaran modern, tidak ada tulisan sejarah atau bukti bahwa Yasuke pernah diberi pangkat atau gelar samurai, dia tidak pernah diberi wilayah kekuasaan atau disebut sebagai samurai dalam tulisan apa pun. Sebagian besar pengetahuan kita tentang kehidupannya berasal dari pesan-pesan yang ditulis oleh para misionaris dan penduduk setempat."

Pengguna yang menentang penambahan ini berpendapat bahwa perubahan tersebut merupakan "reaksi rasis" terhadap peran Yasuke dalam game Assassin's Creed Shadows. Di sisi lain, editor yang mendukung penambahan kalimat tersebut berargumen bahwa perubahan ini diperlukan untuk mencegah penyebaran informasi yang salah mengenai status Yasuke.

"Saya mendukung gagasan bahwa Wikipedia perlu menjelaskan pada artikel bahwa tidak ada bukti bahwa Yasuke diberikan pangkat samurai. Banyak artikel acak di internet yang terus menyebutnya sebagai seorang samurai (mungkin efek dari penggambarannya yang salah di media modern). Dan sekarang banyak orang yang menggunakan artikel-artikel tersebut sebagai sumber untuk mendukung klaim mereka karena alasan politik. Jika informasi yang salah itu terus menyebar, pada akhirnya akan menjadi sebuah fakta. Jika hanya satu sumber terpercaya yang mulai menyebut Yasuke sebagai seorang samurai, orang-orang akan menggunakannya sebagai sumber untuk mengeditnya di Wikipedia," jawab salah satu editor Wikipedia "Ezio's Assassin".

Di luar Wikipedia, di berbagai forum diskusi yang lebih umum seperti Twitter, pengguna memposting tangkapan layar yang menunjukkan tanggapan pengguna Jepang terhadap pemilihan karakter Yasuke dalam game tersebut. Banyak dari tanggapan tersebut menunjukkan ketidaksetujuan dan menyoroti potensi rasisme dalam penggambaran seorang asing yang membantai orang Jepang di negara mereka sendiri.

Perdebatan ini mencerminkan isu yang lebih luas mengenai representasi sejarah dan budaya dalam media modern, serta bagaimana perbedaan persepsi antara berbagai komunitas dapat mempengaruhi interpretasi suatu tokoh sejarah. Yasuke, sebagai tokoh yang menarik perhatian karena latar belakangnya yang unik, kini menjadi pusat perdebatan yang menggabungkan elemen sejarah, budaya pop, dan sensitifitas rasial dalam konteks kontemporer.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru