




Foto-foto yang diduga memperlihatkan sebuah ruang gaming PC publik baru di Korea Utara tengah ramai dibahas di media sosial. Seorang penggemar teknologi bernama Iniysa membagikan gambar “PC bang Korea Utara” di platform X. Istilah PC bang berasal dari Korea Selatan dan merujuk pada ruang bermain komputer atau internet café yang berfokus pada gaming. Di Korea Selatan, PC bang adalah bagian besar dari budaya anak muda dengan jumlah mencapai ribuan. Namun di Korea Utara, keberadaan fasilitas seperti ini hampir tidak pernah terdengar—hingga kini.
Baca ini juga :
» Siap Hadapi Tantangan! NVIDIA Gelar Program Icafe Discovery ROAP 2023
» Resmi Dibuka! Point Arena Cabang Kedua, Tempat Nongkrong Baru dan Seru di Jakarta Selatan
» Beragam Tim, Point Blank International Championship Akan Diikuti oleh 6 Regional Berbeda!
» Lagi! Seorang Remaja Korea Utara Dipenjara 14 Tahun Akibat Menonton Film Korea Selatan Selama 5 Menit
» Menyelundupkan Salinan Squid Game, Pria Di Korea Utara Diberi Hukuman Terberat!
Banyak yang mempertanyakan apakah tempat ini benar-benar ruang gaming publik, atau sekadar lokasi “etalase” untuk menunjukkan citra modernisasi Korea Utara. Menurut Iniysa, PC bang tersebut berada di kota baru di Pyongyang dan hanya bisa diakses oleh kalangan elite—mereka yang dipilih negara, seperti ilmuwan nuklir atau warga yang mendapat pengakuan langsung dari Kim Jong-un.
North Korean PC bang
— INIYSA (@lafaiel) November 1, 2025
Probably can't connect to the global server, probably just an internal network pic.twitter.com/1yw8g8S8aa
Yang lebih mengejutkan, perangkat gaming yang digunakan tidak tampak seperti teknologi bekas dari Tiongkok, melainkan perlengkapan premium bermerek Asus ROG—brand yang identik dengan perangkat gaming kelas atas di pasar global.

Tampilan antarmuka game launcher di PC bang tersebut juga menarik perhatian. Tertera nama “Mars Computer Arcade” (hasil terjemahan mesin), lengkap dengan deretan game AAA dan judul eSports populer yang biasanya hanya bisa ditemui di luar Korea Utara. Tanpa harus meneliti detail, terlihat ikon game dari seri FIFA, Battlefield, Call of Duty, Rainbow Six, Crysis, Far Cry, dan lainnya.

Meski begitu, Iniysa menekankan bahwa game-game tersebut kemungkinan besar hanya bisa dimainkan melalui jaringan lokal/internal—bukan terhubung ke internet global. Dengan kata lain, “tirai bambu digital” Korea Utara tetap terjaga, sekalipun dalam dunia gaming.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Siap Hadapi Tantangan! NVIDIA Gelar Program I...