NEWS

JLM dan SSU Kerjasama Strategis: Mengamankan Kedaulatan Digital Indonesia Lewat Infrastruktur Kabel Bawah Laut

Rahmat Handiko    |   Rabu, 12 Nov 2025


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Kabel Bawah Laut Indonesia kini memasuki era baru. Dalam langkah strategis yang menegaskan komitmen pada Kedaulatan Digital bangsa, PT Jala Lintas Media (JLM) dan PT Super Sistem Ultima (SSU) resmi menjalin JLM SSU Kerjasama penting. Penandatanganan dua kesepakatan infrastruktur bernilai lebih dari US$ 36 juta ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025.

Kesepakatan ini berfokus pada pengamanan kapasitas serat optik melalui dua sistem kabel utama: Kontrak Komersial Fiber Pair untuk sistem internasional Super Sistem Batam Singapore (SSBS) dan Term Sheet 1 Fiber Pair untuk sistem domestik Barat-Timur Indonesia (BTI-1). Tujuannya jelas, yakni memperkuat kapasitas jaringan sekaligus memastikan lalu lintas data nasional bergerak cepat, aman, dan terkendali, baik dari dalam negeri hingga ke titik pertukaran data global.

Dalam kontrak komersial pertama, JLM resmi mengamankan satu fiber pair penuh pada sistem SSBS. Sistem ini dirancang sebagai jalur kritis yang menghubungkan Batam dan Singapura, dua titik paling vital dalam arsitektur data kawasan. Batam berperan sebagai hub strategis nasional, sementara Singapura merupakan konsentrasi pusat data regional dan ekosistem cloud Asia Tenggara.

Pengambilan satu fiber pair penuh di Konektivitas Batam Singapura ini memberikan JLM kontrol penuh atas kualitas dan skala kapasitas internasional mereka. Direktur Utama JLM, Victor Irianto, menyampaikan bahwa permintaan bandwidth pelanggan, termasuk enterprise besar, operator nasional, dan ekosistem data center, telah bertumbuh secara eksponensial.

"Dengan SSBS, kami tidak hanya membeli kapasitas, kami juga mengamankan fondasi layanan kami sendiri," ujar Victor.

SSBS secara spesifik menyediakan kapasitas dedicated, latensi rendah, dan jalur langsung, yang sangat penting untuk lalu lintas operator, data center, serta beban kerja Artificial Intelligence (AI) dan cloud yang masif. Langkah ini juga memperkuat SSU sebagai penyedia Infrastruktur Subsea utama yang mendorong pertumbuhan ekosistem data nasional.

Selain konektivitas internasional, JLM SSU Kerjasama juga mencakup kesepakatan 1 fiber pair pada sistem BTI-1. Sistem kabel bawah laut domestik ini membentang dari Batam-Jakarta-Manado, dengan unit percabangan (branching) ke titik strategis lain seperti Gresik, Makassar, dan Balikpapan.

BTI-1 diposisikan sebagai tulang punggung data nasional yang menyatukan arus trafik dari wilayah barat hingga timur. Victor Irianto menegaskan bahwa BTI-1 adalah backbone subsea domestik yang akan menjadi penentu daya saing Indonesia secara digital.

Baca ini juga :

» Harga Game Asal Indonesia Ini Rp10 juta di Steam? Kok Bisa Harga Setinggi Itu?
» Waspada! BNPT Ungkap Ratusan Anak Terpapar Radikalisme Lewat Roblox Selama 2025
» Internet Rakyat (IRA): Solusi Internet 5G Murah Tanpa Kabel, Kecepatan Tembus 66 Mbps!
» Dominasi Predator Gaming Indonesia: Dorong Talenta Lokal ke Panggung Esports Dunia 2025
» M7 World Championship Resmi Perkenalkan Opening Ceremony Perdana, Drawing Turnamen, dan M7 Pass

"Fiber pair yang kami amankan di BTI-1 memberi kami jalur nasional dari barat ke timur... Ini langsung menyentuh kebutuhan pelanggan kami di daerah industri, energi, dan pemerintahan," tambahnya.

Direktur Utama SSU, Kelvan Firman, menyoroti bahwa kesepakatan di BTI-1 menegaskan bahwa kebutuhan industri kini bukan hanya 'connect to Singapore', melainkan 'connect Indonesia internally, end-to-end'. Melalui desain BTI-1, kapasitas besar data tidak lagi terpusat hanya di Jawa, namun tersebar merata lintas wilayah, menjamin inklusivitas digital di seluruh Nusantara.

Kesepakatan ini merupakan penyelarasan peran yang strategis: SSU kuat di sisi Infrastruktur Subsea, sementara JLM unggul dalam layanan dan distribusi pelanggan. Kolaborasi ini menghasilkan kerangka kerja end-to-end yang mencakup integrasi jaringan bawah laut dengan jaringan terestrial dan metro milik JLM, serta akses ke lokasi-lokasi penting seperti pusat data dan kota industri. Melalui sinergi ini, keduanya optimis dapat mewujudkan Kedaulatan Kapasitas Indonesia secara menyeluruh, baik ke luar negeri maupun antar-pulau.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru