NEWS

Zyrex Mengaku Siap Produksi Laptop Merah Putih Meski Pesanan Membludak

Yohanes   |   Selasa, 27 Jul 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Di tengah pandemi yang masih melanda, pemerintah masih berambisi untuk menciptakan produk elektronik sendiri dalam negeri. Salah satunya adalah laptop merah putih yang membuat perdebatan di berbagai media sosial. Mengingat tampaknya prioritas digitalisasi pendidikan sedikit diragukan terhadap proses vaksinasi yang menurut masyarakat lebih memiliki urgensi lebih tinggi. Pembuatannya dikabarkan akan menggandeng produsen laptop dalam negeri yaitu Zyrex.

Baca ini juga :


» Auto Keren dan Ganteng! 7 Tips Setup PC/Laptop Agar Clean dan Enak dilihat!
» Survey Ungkap Faktor Kesehatan Telah Jadi Pertimbangan Masyarakat Saat Membeli Laptop
» ASUS ExpertBook B5 Flip, Laptop Convertible untuk Pebisnis yang Dinamis
» ASUS ExpertBook B1400, Laptop Powerful untuk UMKM dan Sekolah
» Review VivoBook Flip 14 TM420, Kanvas Digitalnya Kreator Muda Indonesia




Sumber: Zyrex


Tujuan idealnya tidak lain ialah meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk Tekologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor seperti laptop. Direktur Utama Zyrexindo Mandiri Buana Timothy Siddik mengatakan saat ini perusahaan telah menerima pesanan 165 ribu unit laptop dari Kemendikbud-Ristek untuk disalurkan ke 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Jumlah ini untuk memenuhi kebutuhan laptop untuk tahun ajaran 2021, dengan batas pengiriman paling lambat Desember.

"Zyrex telah menerima pesanan 165 ribu laptop dari dua distributor resmi kami dari Kemendikbud-Ristek jika dikonversikan nilainya Rp 700 miliar, dan kami siap memenuhi laptop dalam negeri sebesar Rp 17 triliun untuk tahun-tahun yang akan datang," kata Timothy dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021).

Saat ini tingkat kepemilikan laptop atau komputer baru 10% dari seluruh penduduk Indonesia, sehingga potensi pasar yang ada masih sangat besar. Timothy mengatakan meski banyak produk asing yang masuk, pasar di daerah terutama pelosok masih belum terjangkau karena daya beli yang berbeda.

Untuk spesifikasi laptop merah putih yang diinisiasi pemerintah menurutnya masih belum ada gambaran. Meski demikian, Timothy mengungkapkan dibutuhkan laptop dengan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan para murid sehingga tidak kelebihan atau kekurangan. Dia menilai, selama pengalaman Zyrex dalam pengadaan laptop, sering kali over spesifikasi sehingga membuat beban biaya mahal dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru