NEWS

Hacker Ulung Mencuri 1,4 Triliun Rupiah Dari Pertukaran Kripto Di Platform Liquid Jepang

Yohanes   |   Senin, 23 Aug 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Pertukaran mata uang kripto Liquid di Jepang adalah korban terbaru dari serangan siber yang membuat para peretas mencuri aset senilai $97 juta. Dana tersebut termasuk $45 juta dalam token Ethereum, yang diubah oleh pelakunya menjadi Ether menggunakan pertukaran terdesentralisasi untuk menghindarinya dibekukan, menurut Elliptic, sebuah perusahaan pelacak crypto yang membantu Liquid dalam penyelidikannya.

Baca ini juga :


» Penambangan Mata Uang kripto Di Kazakhstan Sebabkan Krisis Energi Dan Pemadaman Listrik
» Semakin Kripto! El Salvador Berencana Akan Membuat Kota Bitcoin
» Meski Kripto Haram Sebagai Alat Tukar Jual Beli, Tetapi Tetap Halal Sebagai Aset Investasi
» MUI Akhirnya Secara Resmi Tetapkan Kripto Haram Jadi Mata Uang Jual Beli
» CEO Apple, Tim Cook Ternyata Sudah Investasi Pada Uang Kripto




Sumber: Liquid


Liquid mengungkapkan bahwa mereka telah mendeteksi akses tidak sah dari beberapa dompet kripto pelanggan. Pelanggaran itu mendorongnya untuk menghentikan semua penarikan crypto, meskipun layanan lain termasuk penarikan fiat dan setoran tetap terbuka. Dalam pembaruan terbarunya di Twitter, perusahaan tersebut mengatakan sedang melacak pergerakan aset yang dicuri dan bekerja dengan bursa lain untuk membekukan dan memulihkan dana.

Insiden itu adalah pencurian crypto besar kedua yang terjadi bulan ini. Sebelumnya, seorang peretas mencuri dan dengan cepat mengembalikan dana sekitar $611 juta dalam Ethereum, Shiba Inu, dan mata uang digital lainnya dari platform keuangan Poly Network yang terdesentralisasi. Perusahaan tersebut kemudian menawarkan kepada pelaku yang belum teridentifikasi itu hadiah bug sebesar $500.000 atau sekitar 7,2 M jika di konversi ke dalam rupiah, untuk membantu mengidentifikasi kerentanan keamanan dalam sistemnya. Namun, tidak jelas apakah hadiah itu digunakan sebagai alat tawar-menawar atau hanya sarana untuk memberikan putaran positif.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru