NEWS

OhMyV33NUS Masuk Daftar Influencer yang Diawasi CICC Terkait Promosi Judi Online Ilegal

Felixbridicthus Arlinyka Putra   |   Minggu, 16 Nov 2025


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Cybercrime Investigation and Coordinating Center (CICC) Filipina merilis laporan terbaru dari Threat Monitoring Center (TMC) dan menyatakan ada 15 influencer media sosial yang masih terpantau mempromosikan situs judi online ilegal. Salah satu nama yang muncul dalam daftar tersebut adalah OhMyV33NUS, pemain profesional Mobile Legends yang dikenal sebagai sosok penting di skena esports Asia Tenggara.

Masuk Dalam Pengawasan Resmi

Baca ini juga :

» Nenek Berusia 92 Tahun Juarai Turnamen Tekken 8: Bukti Esport Milik Semua Usia!
» M7 World Championship Resmi Perkenalkan Opening Ceremony Perdana, Drawing Turnamen, dan M7 Pass
» KAYOU x Free Fire Hadirkan Semangat “Battle in Style” ke Dunia Nyata Lewat Kartu Koleksi Eksklusif di Asia
» RRQ Resmi Rekrut Jovanni “Jovi” Vera sebagai Pelatih Baru Divisi VALORANT
» KarlTzy: Kisah Kejayaan “GOAT” MLBB

Dalam dokumen resmi bertanggal 13 November 2025, CICC mencantumkan nama Johnmar “OhMyV33NUS” Villaluna sebagai salah satu influencer yang memiliki jejak konten promosi menuju situs judi ilegal. Beberapa influencer lain bahkan mencantumkan email atau kontak publik, namun V33NUS termasuk yang tidak memiliki informasi tersebut, sehingga proses klarifikasi dari TMC memerlukan langkah investigasi lanjutan.



Daftar ini memuat akun dengan pengaruh besar, mulai dari dua hingga sembilan juta pengikut. CICC menilai bahwa jangkauan sebesar ini membuat promosi judi ilegal lebih berbahaya, terutama karena dapat menarik masyarakat ke platform tanpa lisensi yang berpotensi merugikan.

Potensi Pelanggaran Cybercrime

Menurut CICC, promosi situs judi ilegal tidak hanya dianggap sebagai endorsement yang tidak etis, tetapi bisa masuk kategori cybercrime. Hal ini disebabkan oleh:

  • Arah promosi yang membawa pengguna ke platform perjudian tanpa izin

  • Risiko kerugian finansial akibat platform ilegal

  • Pelanggaran terhadap Cybercrime Prevention Act dan regulasi anti-judi Filipina

Dalam beberapa situasi, aktivitas ini juga dapat dikaitkan dengan tindakan penipuan (estafa) apabila ditemukan unsur merugikan publik.

Akun Influencer Lain Ada yang Menghilang

Di dalam laporan terbaru, CICC juga menyebut bahwa salah satu akun influencer dalam daftar telah menghilang dari platform media sosial. Tidak dijelaskan apakah itu tindakan dari pemilik akun atau penegakan kebijakan dari platform, namun hal tersebut menunjukkan bahwa proses penindakan mulai berjalan.

Dampak untuk Dunia Esports

Masuknya nama OhMyV33NUS dalam daftar pengawasan tentu menimbulkan respons besar. Sebagai salah satu ikon MLBB, reputasinya sangat kuat di ranah esports, sehingga keterlibatannya dalam kasus ini membuat perhatian publik semakin besar.

Kasus ini juga bisa menjadi contoh penting bagi influencer dan pemain esports lain untuk lebih berhati-hati dalam memilih kerja sama komersial. Jika penyelidikan berlanjut ke tahap hukum, dampaknya bisa sangat signifikan bagi industri.

Kesimpulan

Keberadaan OhMyV33NUS dalam daftar CICC menunjukkan bahwa pemerintah Filipina semakin serius menindak promosi judi ilegal yang dilakukan melalui media sosial. Saat ini kasus masih berada dalam tahap pemantauan dan klarifikasi internal, dan perkembangan berikutnya akan menentukan bagaimana isu ini memengaruhi nama-nama besar di daftar tersebut, termasuk dunia esports secara keseluruhan.



TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru