NEWS

Akhirnya PlayStation Klarifikasi Terkait DRM Pada Konsolnya

Archie Gummy   |   Jumat, 01 May 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Isu DRM di Playstation sempat bikin internet rame banget dalam beberapa hari terakhir, padahal ujung-ujungnya ternyata cuma salah paham yang keburu melebar ke mana-mana. Banyak gamer langsung panik karena muncul kabar kalau Sony bakal nerapin aturan ketat soal game digital di PS4 dan PS5, sampai-sampai muncul ketakutan kalau game yang sudah dibeli bisa hilang aksesnya begitu saja. Dari sosmed, forum, sampai grup ngobrol, semua orang ikutan nimbrung, ngebahas kemungkinan terburuk seolah aturan itu sudah resmi berjalan.

Sumber kekacauan ini sebenarnya berawal dari obrolan soal DRM yang digabung sama jawaban chatbot dukungan Playstation yang bahasanya malah bikin orang tambah bingung. Di situ muncul narasi kalau gamer harus online minimal sekali tiap 30 hari supaya tetap bisa menikmati game digital yang sudah dibeli. Bayangin saja, kalau sebulan konsol tidak tersambung internet, kabarnya akses ke game itu bisa dicabut dan lo tidak bisa main lagi, meski statusnya game legal yang sudah lo beli. Tidak heran banyak yang langsung menghubungkannya dengan konsep always online, sesuatu yang dari dulu sudah punya reputasi buruk di mata gamer.

Karena respons resmi dari Sony tidak muncul seketika, rumor ini keburu naik level. Ada yang mulai ngomong soal pindah platform, ada yang khawatir koleksi game digital yang sudah dirawat bertahun-tahun bisa tidak aman, dan tidak sedikit yang merasa hak sebagai konsumen seperti diambil pelan-pelan. Di momen seperti ini, informasi yang setengah matang tapi terdengar meyakinkan memang gampang banget dipercaya, apalagi kalau menyangkut hal yang sensitif seperti kepemilikan game digital.

Baru setelah situasinya makin bising, perwakilan Playstation akhirnya turun tangan dan mengklarifikasi semuanya lewat pernyataan resmi ke media seperti yang dilaporkan GameSpot. Mereka menegaskan kalau aturan 30 hari online itu tidak benar dan bukan bagian dari kebijakan DRM Playstation. Tidak ada sistem yang bakal mencabut akses permanen ke game digital cuma karena konsolmu lama tidak terhubung ke internet. Jadi kekhawatiran soal game yang tiba-tiba lenyap dari koleksi hanya gara-gara lo lama tidak online, resmi dibantah langsung oleh pihak mereka.

Baca ini juga :


» Catat Jadwal Gaming Showcase Ini, Mulai Dari PlayStation State of Play Sampai Xbox Showcase!
» Mulai 20 Mei, Harga PlayStation Plus Akan Naik Di Berbagai Wilayah Akibat Ekonomi Global.
» PlayStation Akan Stop Porting Game Single Player Mereka Ke PC, Fokus Eksklusif?
» Sony Kena Gugatan Hukum Dan Harus Refund 100 Miliar Lebih Ke Para Gamer! Ada apa?
» DRM Kembali Berulah, Game PS5 Lisensinya Bisa Hilang Kalo Gak Online Sebulan?

Sony juga menjelaskan apa yang sebenarnya berlaku: lo hanya butuh satu kali koneksi internet untuk verifikasi lisensi setelah membeli game digital. Setelah proses cek awal itu beres, lo bisa main game tersebut tanpa perlu check in berkala atau wajib online setiap beberapa minggu sekali. Buat kebanyakan gamer, pola ini sebenarnya sudah kejadian secara natural, karena ketika beli dan download game digital, ya pasti konsolnya lagi online juga. Jadi dalam praktik, kebijakan ini tidak mengubah cara orang main, karena verifikasi satu kali itu memang sudah jadi bagian dari proses pembelian digital sejak lama.

Alasan di balik verifikasi ini lebih ke urusan keamanan dan pencegahan penyalahgunaan, terutama soal scam refund di ranah penjualan game digital. Dengan ada satu tahap cek lisensi, sistem bisa memfilter mana akun yang benar-benar melakukan pembelian sah dan mana yang mencoba memanfaatkan celah untuk dapat game gratisan dengan cara nakal. Sementara buat lo yang cuma beli game, download, lalu main seperti biasa, tidak ada hukuman tersembunyi yang menunggu di belakang layar. Selama proses awalnya sudah beres, game digitalmu tetap aman di library dan bisa lo mainkan kapan saja.

Kisruh ini jadi contoh klasik betapa gampangnya komunitas game kebawa arus rumor, apalagi kalau topiknya DRM yang dari dulu sudah punya citra negatif. Satu jawaban chatbot yang kurang jelas, satu potongan info yang keluar dari konteks, lalu menyebar tanpa verifikasi, bisa bikin satu platform kelihatan seolah siap ngambil hak gamer kapan saja. Syukurnya, sebelum kepercayaan makin tergerus, Sony akhirnya pasang badan dan meluruskan semuanya, jelas-jelas bilang tidak ada aturan wajib online tiap 30 hari dan tidak ada pencabutan permanen akses game hanya karena konsolmu lama offline. Pada akhirnya, yang tersisa sekarang mungkin cuma satu hal: setiap kali ada kata DRM nongol di timeline, wajar kalau gamer masih refleks waspada, tapi setidaknya untuk kasus yang satu ini, Playstation sudah jelas posisinya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru