NEWS

Cosplayer Jujutsu Kaisen Terekam Menyerang Pengunjung Event Jejepangan Di Singapura, Kenapa?

Archie Gummy   |   Minggu, 10 May 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Dunia anime dan konvensi kembali dihebohkan dengan insiden yang terjadi di Singapura kemarin. Amos Yee, seorang pria berusia 27 tahun yang merupakan pelaku kejahatan seksual terhadap anak, mendapat serangan fisik dari seorang cosplayer berusia 18 tahun di acara Doujin Market 2026 yang diselenggarakan di Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 8 Mei 2026 sekitar pukul 2.15 siang waktu setempat. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang cosplayer yang mengenakan kostum Yuji Itadori dari anime Jujutsu Kaisen melayangkan pukulan, tendangan, dan injakan kepada seorang pria di luar area hall Doujin Market 2026. Aksi brutal ini sempat viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Amos Yee sendiri memang bukan nama yang asing di Singapura maupun Amerika Serikat. Pria ini punya sejarah kelam yang cukup panjang. Pada tahun 2020, dia dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun di Amerika Serikat karena terbukti bersalah memiliki pornografi anak dan melakukan grooming terhadap anak di bawah umur. Dia dibebaskan dengan masa percobaan pada Oktober 2023 sebelum akhirnya dideportasi kembali ke Singapura.

Dalam kejadian di konvensi anime tersebut, cosplayer remaja yang menyerang Yee mengklaim bahwa dia melihat Yee mencoba melakukan pelecehan terhadap seseorang di lokasi acara. Cosplayer tersebut kemudian mengonfrontasi Yee dan berusaha mengeluarkannya dari area acara. Menurut pengakuannya di Instagram, Yee justru menyerangnya terlebih dahulu sehingga dia terpaksa melakukan pembelaan diri. Namun versi ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut dalam penyelidikan polisi.

Baca ini juga :


» Event Festival Budaya Djakarta Ennichi Mendadak Batal Beberapa Jam Sebelum Dimulai
» Hideki Kamiya Kembali Berulah! Bukan Lagi Ngeblock, Tapi Malah Ngelamar Cosplayer!
» Produser Film Anime Your Name dan Suzume Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Eksploitasi Seksual Anak
» Serunya Event Lebarannya Para Wibu, Comifuro 22!
» Ormas Yakuza Cabang Kediri Resmi Dibentuk Di Indonesia! Bukan Bagian Tojo Clan, Kan?

Akibat insiden ini, Amos Yee mengalami luka ringan termasuk bibir yang berdarah. Dia sempat membagikan foto kondisinya di media sosial dengan pernyataan bahwa dia baru saja diserang di konvensi anime tersebut. Sementara itu, cosplayer berusia 18 tahun itu ditangkap oleh polisi dengan tuduhan menyebabkan gangguan ketertiban umum. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Singapura.

Hal yang menarik adalah reaksi publik terhadap kejadian ini. Banyak netizen yang justru memuji keberanian cosplayer tersebut karena dianggap melindungi pengunjung lain di acara tersebut. Beberapa bahkan menyebut bahwa aksi ini sesuai dengan karakter Yuji Itadori yang memang dikenal sebagai sosok yang berani membela kebenaran dan melindungi orang lain dalam anime Jujutsu Kaisen. Meskipun demikian, tindakan main hakim sendiri tetaplah tidak dapat dibenarkan secara hukum.

Doujin Market 2026 sendiri adalah acara yang berlangsung di hall 403 hingga 405 di Suntec Convention Centre selama dua hari. Acara ini merupakan salah satu konvensi populer bagi para penggemar anime, manga, dan budaya Jepang di Singapura. Kejadian ini tentu saja mencoreng nama baik acara yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para pecinta anime untuk berkumpul dan menikmati hobi mereka

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru