NEWS

Gelontorkan Dana 10 Triliun Rupiah, NetEase Akan Bangun Esports Park Termegah

Rezaalif   |   Rabu, 14 Aug 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
NetEase, publisher dan distributor game eksklusif untuk Blizzard Entertainment, berencana akan membangun sebuah Esports Park di Distrik Qingpu, Cina. Rencananya taman ini juaga akan mencakup stadion Esports Profesional kelas A, yang baru pertama kali ada di Cina.

Baca ini juga :

» Tak Mau Kalah, Rules of Survival Adakan Kolaborasi dengan The King of Fighters
» Dranix Esports Jadi Juara Free Fire Shopee Indonesia Masters dan Siap Wakili Indonesia ke Brazil
» Bangga, Indonesia Menjadi Juara 1 di Line Gets Rich Battle of Nation 2019
» Tekuk Tim Tuan Rumah RRQ Epic 2-0 di Partai Final, Black Dragons Sabet Gelar Juara PBIC 2019
» Dapat Dukungan Penuh Kemenpora dan Kemkominfo, Piala Presiden Esports 2020 Siap Bergulir

Tanpa pandang bulu, NetEase pun akan merogoh kocek hingga 10 triliun Rupiah untuk merampungkan rencananya ini. Nantinya, selain stadion, taman ini juga direncanakan akan menjadi markas tim esports Overwatch bentukan mereka yaitu, Shanghai Dragons.

Selain sebagai markas, wahana ini juga berguna untuk menampung proyek-proyek yang terkait dengan desain produk, pengembangan tim dan pengembangan bakat.

Ding Yingfeng, selaku Presiden untuk sektor game di NetEase, mengatakan bahwa pembangunan fase pertama telah berjalan. Kemungkinan taman ini akan rampung sekitar akhir 2020 atau awal 2021.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru