NEWS

Developer Among Us Akui Alami Kejenuhan dan Lelah dengan Kesuksesan Game

Christa   |   Selasa, 22 Jun 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Among Us menjadi salah satu game indie yang namanya mendadak melejit. Meskipun dirilis pada 2018, popularitasnya justru baru memuncak pada 2020 selama pandemi. Tidak sedikit orang yang bahkan hingga non gamer memainkan Among Us karena sekadar mengikuti tren di internet. Namun di balik kepopulerannya, tentu tidak semanis yang dibayangkan oleh para gamers. Innersloth baru saja membuka diri mengenai perasaannya setelah mencapai keberhasilannya dalam menggarap Among Us.

Baca ini juga :

» Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Alter Ego, Bottle : Branz Merupakan King Marksman!
» Tanggapi Netizen, Ini Tanggapan Tim To The Bone Mengenai Pro Player yang Ikut PON XX 2021 Papua!
» Pak AP Hampir Gantikan Albert saat RRQ bermain pada MPL Indonesia Season 8 Week 6 lalu!
» Terinspirasi Harley Quinn! Inilah Bocoran Tampilan Skin Girl Squad Mobile Legends!
» Muhammad Rafli Setiawan, Bocah 13 Tahun yang Menjadi Atlet Esports Termuda di PON XX 2021 Papua!

Dilansir dari Eurogamer, Innersloth mengungkapkan bahwa setelah berhasil mengalami keberhasilan, mereka merasa kewalahan. Ami Liu, selaku Artist dari game Among Us mengatakan bahwa popularitas Among Us yang mendadak menjadi bagian dari kehidupannya. "Tekanan untuk menyelesaikan ini dengan cepat sangat tinggi. September hingga Desember, kita berbicara dengan Xbox, PlayStation. Mereka akan mencoba untuk mendapatkan Among Us di platform ini, yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan - setengah tahun hingga satu tahun. Kami seperti, 'Tiga bulan! Kami akan mencobanya," ujarnya.

Padatnya waktu bagi Innersloth untuk membawa game besutannya ke platform konsol, mengembangkan update, dan situasi pandemi yang tidak kunjung usai membuat mereka merasa burnout. Liu kepada Kotaku mengungkapkan, "Ini sulit karena selama ini, kami tidak bisa bertemu teman dan keluarga. Karena sangat lelah bekerja, saya bahkan tidak bisa mengunjungi keluarga saya selama COVID dan harus menghabiskan liburan sendirian. Itu pasti waktu yang paling sulit."

Sebanyak ratusan juta orang di luar sana mungkin belum mengerti bahwa pekerjaan mereka membutuhkan waktu berbulan-bulan. Tuntutan dari berbagai pihak yang meminta developer untuk memperbaiki masalah server, meluncurkan game ke platform, hingga menambahkan barang baru memiliki waktu deadline yang sangat ketat. Belum lagi ditambah dengan banyaknya komentar negatif yang mereka hadapi. Innersloth mengakui bahwa mereka memang sudah kewalahan dengan semua itu. Meskipun situasi sulit, tetap semangat untuk Innersloth!

Among Us belum lama dikabarkan akan menghadirkan update terbaru dengan menambahkan 15 pemain. Informasi ini diungkapkan saat E3 2021 kemarin dalam presentasi Xbox dan Bethesda Showcase.

Sumber:Eurogamer

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru