NEWS

Elden Ring: Shadow of the Erdtree Hands-on Preview - 4 Jam Terbantai Dengan Gaya

Haykal Yama Dena   |   Selasa, 04 Jun 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Mengambil latar Land of Shadow, Elden Ring: Shadow of the Erdtree menjadi ekspansi besar-besaran Elden Ring dimana kita akan mengunjungi area asing, bertemu musuh baru, dan mengumpulkan senjata yang belum pernah dilihat sebelumnya. Elden Ring: Shadow of the Erdtree akan rilis pada 21 Juni 2024 untuk PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series S|X, dan PC via Steam tapi KotakGame berkesempatan untuk nyobain Elden Ring: Shadow of the Erdtree sebelum rilis di kantor Bandai Namco Entertainment Asia di Singapura. Penasaran sama preview-nya?

Pada tanggal 28 Mei 2024, KotakGame bersama dengan beberapa media SEA lain berkesempatan untuk mengunjungi kantor Bandai Namco Entertainment Asia di Singapura untuk mencoba Elden Ring: Shadow of the Erdtree. Disini kami diberikan akun dengan pilihan 3 archtype, Knight, Warrior, dan Sorcerer dengan level tinggi untuk langsung terjun ke Land of Shadow.

Setelah mencoba ketiga archtype, kami memutuskan untuk memilih Knight untuk kami mainkan di preview kali ini. Kami juga berkesempatan untuk mencoba 4 dari 8 kategori senjata baru di Elden Ring: Shadow of the Erdtree yaitu Martial Arts Weapon, Dueling Shield, Reverse Grip Swords, dan Thrown Weapon. Dari seluruh senjata tersebut, kami paling banyak menggunakan Reverse Grip Swords dan Martial Arts Weapon. Keduanya sama-sama memiliki kecepatan serangan yang tinggi dan gerakan yang indah.



Perjalanan kami dimulai di sebuah padang rumput yang luas dengan 3 dungeon utama yang harus kami jelajahi dalam waktu 4 jam. Tentunya dengan meningkatnya tingkat kesulitan dan jalan serta musuh baru yang kami temui, kami lebih sering melihat "You Died" daripada mengalahkan boss yang tersedia.

Kesalahan awal kami adalah kami terlalu asik berkeliling dan mengalahkan dan dikalahkan oleh monster di Land of Shadow sebelum akhirnya kami sadar kalau kami harus mengejar ketiga dungeon dalam waktu yang sangat terbatas ini. Tentunya 4 jam merupakan waktu yang sedikit untuk bermain game sesulit Elden Ring.

Baca ini juga :

» Bandai Namco Rilis Ace Combat 7: Skies Unknown di Nintendo Switch!
» Adaptasi Manga Elden Ring, Wholesome Dan Asik Bawakan Suasana Baru
» George RR Martin, Salah Satu Penulis Game Elden Ring Bocorin Bakal Ada Adaptasi Film Elden Ring
» Hidetaka Miyazaki Terbuka Jika Ada Adaptasi Elden Ring Ke Medium Lain
» Banyak Gamers Ngeluh, FromSoftware Berikan Update Terbaru Elden Ring Dan Mudahkan Bagian Awal DLC

Dungeon pertama yang kami kunjungi adalah Belurat, Tower of Settlement, dengan layout yang lumayan rumit, kami memerlukan waktu lama untuk bertemu dengan boss dari tempat ini, Divine Beast Dancing Lion. Sebelum bertemu dengan Divine Beast Dancing Lion, kami juga sempat bertemu dan dikalahkan oleh seorang Invading NPC dengan senjata sebuah Claymore, namun kami berhasil balas dendam pada pertemuan kedua.

Divine Beast Dancing Lion, sesuai namanya, bos ini mengambil tema dari kebudayaan China, Lion Dance atau yang lebih kita kenal dengan Barongsai. Dengan kelincahan dan serangan AOE yang begitu luas, kami harus mencoba lebih dari 20x sebelum berhasil mengalahkannya dengan bantuan NPC cooperator dan summon dan mendapatkan helm yang berbentuk kepala singa. Kami membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam sebelum akhirnya bisa mengalahkan Divine Beast Dancing Lion dan kami yakin bahwa kami tidak akan bisa mencapai dungeon ketiga.



Setelah mengalahkan Divine Beast Dancing Lion, kami segera berangkat ke dungeon kedua, Castle Ensis. Dengan sisa waktu 1 jam, kami harus buru-buru mengalahkan musuh dan mencari jalan untuk bertemu boss dari dungeon ini. Untungnya, kami bisa menemukan beberapa celah untuk menghindari musuh kuat agar bisa sampai lebih cepat ke tempat boss.

Boss yang menjaga Castle Ensis adalah Rellana, Twin Moon Knight, dia adalah seorang ksatria dengan senjata dual wield sword. Disini kita diberikan 2 NPC cooperator dan salah satunya menggunakan Martial Arts Weapons. Mengingat waktu yang sudah mau habis, kami melakukan sebuah eksperimen pada pertarungan kali ini, apa yang terjadi jika dua NPC cooperator dan 1 summon berhadapan dengan boss tanpa kami bantu. Hasilnya adalah mereka berhasil membuat HP Rellana sampai 50% dan masuk ke fase dua sebelum akhirnya semua dikalahkan oleh serangan AOE Rellana ketika berada di fase kedua.



Menurut kami, Elden Ring: Shadow of the Erdrtree memiliki tingkat kesulitan jauh diatas Elden Ring. Untuk mengakses Shadow of the Erdtree sendiri, kita harus mengalahkan Radahn dan Mohg terlebih dahulu. Kedua Demigod ini bisa dikatakan sebagai musuh yang sulit di Elden Ring sehingga kita memang harus membuktikan skill kita sebelum bisa menjelajahi Land of Shadow.

Nah, itu dia hands-on preview Elden Ring: Shadow of the Erdtree dari KotakGame. Tungguin review lengkapnya di website dan media sosial KotakGame ya!

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru