NEWS

Telkomsat, Anak Perusahaan Telkom Indonesia Umumkan Jadi Reseller Resmi Starlink

Rahmat Handiko    |   Kamis, 13 Jun 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Indonesia saat ini sedang hangat diperbincangkan dengan kehadiran perusahaan penyedia layanan internet satelit, Starlink, yang dimiliki oleh Elon Musk. Layanan ini menawarkan sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki oleh Internet Service Provider (ISP) lokal. Beberapa keunggulan utama Starlink adalah kecepatan transfer data yang sangat tinggi, cakupan yang luas hingga ke daerah-daerah terpencil, dan harga yang kompetitif mengingat fitur-fitur yang ditawarkan. Kelebihan-kelebihan inilah yang membuat banyak masyarakat Indonesia tergiur untuk berlangganan layanan Starlink.

Starlink menyediakan layanannya dalam tiga kategori paket internet, yaitu residensial, jelajah, dan kapal. Paket residensial standar dipatok dengan harga sekitar Rp 750 ribu per bulan, menawarkan internet cepat dengan latensi rendah yang ideal untuk kebutuhan keluarga. Sementara itu, paket jelajah dihargai mulai dari Rp 990 ribu per bulan untuk layanan regional, dan bisa mencapai Rp 6,9 juta untuk layanan global. Paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan internet tanpa batas kuota bagi pengguna yang berada di pedalaman atau sedang bepergian dengan kecepatan hingga 10 mph atau 16 kpj.

Selain itu, Elon Musk memiliki rencana ambisius untuk memperluas layanan Starlink dengan fitur baru yang memungkinkan smartphone terhubung langsung ke satelit tanpa melalui Base Transceiver Station (BTS). Inovasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan operator seluler lokal karena potensi keunggulan yang ditawarkan oleh Starlink bisa membuat mereka tersaingi dan kehilangan pelanggan.

Operator seluler lokal pun sempat melayangkan protes dan meminta pemerintah untuk memberlakukan Equal Playing Field, sebuah aturan yang memastikan persaingan yang adil antara operator lokal dan Starlink. Mereka mengajukan permintaan ini dengan alasan perbedaan modal awal serta faktor-faktor lainnya yang dianggap tidak seimbang.

Baca ini juga :

» Neuralink Targetkan 1.000 Pasien dengan Implan Chip pada 2026
» Elon Musk Ingin Manusia Punya Kekuatan Super Lewat Neuralink, Chip yang Ditanam Dalam Otak!
» Starlink Mini Resmi Dirilis, Cuma Segede Laptop dan Bisa Colok Powerbank!
» Elon Musk Hapus Tombol Retweet dan Reply di Postingan, Identitas Twitter Mulai Hilang Sepenuhnya?
» Pemerintah Resmi Ga Jadi Blokir X dan Telegram!

Menanggapi protes tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa ketidakmampuan untuk berkompetisi adalah kesalahan operator seluler sendiri. Ia menekankan bahwa masuknya Starlink ke Indonesia, dengan kemampuan menjangkau daerah-daerah terpencil, akan sangat menguntungkan masyarakat secara luas.

Reaksi terhadap pernyataan Pak Luhut ini memicu langkah-langkah responsif dari ISP lokal. Beberapa ISP mulai menawarkan harga promo besar-besaran serta meningkatkan kecepatan internet bagi penggunanya, kemungkinan sebagai tanggapan terhadap situasi pasar yang berubah dengan hadirnya Starlink.

Tidak lama setelah itu, Telkomsat, anak perusahaan Telkom Indonesia yang bergerak di bidang penyedia layanan satelit, mengumumkan bahwa mereka telah menjalin kerjasama dengan Starlink dan menjadi Authorized Reseller. Pengumuman ini mengundang pertanyaan dari netizen mengingat sebelumnya ISP lokal sempat memprotes kehadiran Starlink di Indonesia.

Dalam akun Instagram resminya, Telkomsat menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika berlangganan Starlink melalui Telkomsat. Beberapa manfaat tersebut termasuk layanan tambahan, layanan keamanan jaringan, serta dukungan teknisi lokal yang berpengalaman.

Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut tentang rincian kerjasama antara Telkomsat dan Starlink. Publik masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai bagaimana kerjasama ini akan berjalan dan dampaknya terhadap pasar layanan internet di Indonesia.

Dengan hadirnya Starlink dan langkah-langkah yang diambil oleh ISP lokal, kompetisi di industri layanan internet di Indonesia diperkirakan akan semakin ketat. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi konsumen dengan meningkatnya kualitas layanan dan harga yang lebih bersaing.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru