




TikTok baru saja meluncurkan sejumlah alat AI generatif yang bertujuan untuk membantu brand dan kreator memperluas jangkauan iklan dan konten bermerek mereka ke seluruh dunia. Alat-alat baru ini tersedia dalam rangkaian solusi iklan bernama TikTok Symphony, yang telah diperkenalkan sejak Mei. Rangkaian ini mencakup alat bantu untuk penulisan skrip, produksi video, dan peningkatan aset yang sudah ada. Salah satu alat baru yang diperkenalkan adalah Symphony Digital Avatars, yang terdiri dari dua jenis avatar, yakni avatar stok dan avatar kustom.
Avatar stok terdiri dari aktor berbayar dengan latar belakang, kebangsaan, dan bahasa yang beragam, yang bisa digunakan untuk keperluan komersial. Sementara itu, avatar kustom dirancang menyerupai kreator atau juru bicara tertentu dari sebuah brand dan bisa berbicara dalam berbagai bahasa. Hal ini memungkinkan akun yang menggunakan avatar kustom untuk menjangkau audiens internasional tanpa kehilangan identitas asli mereka. Semua video yang menggunakan avatar ini akan diberi label sebagai konten buatan AI. Selain itu, TikTok juga memperkenalkan Symphony AI Dubbing, sebuah alat terjemahan global yang memungkinkan konten di ubah suaranya ke lebih dari 10 bahasa dan dialek.

Baca ini juga :
» Lenovo Yoga Tab Segera Meluncur di Indonesia: Tablet AI Ringan untuk Kreativitas Tanpa Batas
» iPhone Fold Siap Debut Tahun Ini: Bocoran Desain Layar Lipat Apple yang Mirip iPad Mini!
» POCO X8 Pro Series Resmi Meluncur: Standar Baru Flagship Killer dengan Performa "Buas" dan Baterai Raksasa!
» POCO X8 Pro Series Siap Gebrak Indonesia 2 April 2026: Definisi Performa "Rata Kanan"!
» Bocoran Desain iPhone Fold: Bakal Jadi "iPad Mini" yang Bisa Dilipat?
Peluncuran alat-alat baru ini memang bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait isu penggunaan AI. Sebelumnya, para aktor Hollywood pernah melakukan mogok kerja karena khawatir kemiripan mereka akan digunakan untuk membuat replika AI tanpa izin. Namun, dengan avatar AI TikTok yang baru, kreator memiliki kontrol penuh untuk memutuskan apakah mereka ingin kemiripan mereka digunakan atau tidak. Kreator juga bisa menentukan tarif, lisensi, dan siapa yang bisa menggunakan avatar mereka. Peluncuran ini dilakukan setelah TikTok mengungkapkan bahwa 61% pengguna telah melakukan pembelian langsung di platform atau setelah melihat iklan, menunjukkan potensi besar bagi brand dan kreator untuk meningkatkan jangkauan mereka.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Lenovo Yoga Tab Segera Meluncur di Indonesia:...