




Pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi besar-besaran di Jakarta, menuntut pemerintah untuk memperbaiki kondisi kerja mereka. Diwakili oleh Koalisi Ojol Nasional, para demonstran menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Tuntutan utama mereka adalah revisi peraturan yang mengatur tarif ojol. Para pengemudi merasa tarif yang berlaku saat ini tidak adil dan memberatkan mereka. Selain itu, mereka juga meminta agar program-program yang dianggap merugikan pengemudi, seperti tarif hemat, dihapuskan.
Baca ini juga :
» Dari SimCity ke Balai Kota: Kisah Zohran Mamdani, Calon Walikota New York yang Terinspirasi Game Klasik!
» Komdigi Berencana Lelang Frekuensi 1,4 GHz, Pengamat: Internet 100 Mbps Rp 100 Ribuan Mustahil
» Komdigi Selidiki Dugaan Peretasan yang Berpotensi Bocorkan Data Internal Pegawai
» Komdigi Intensif Perangi Judi Online: Tim Khusus 113 Orang & Bantuan AI Siaga 24 Jam
» CapCut Diblokir di AS, Instagram Siapkan Pesaing Baru Bernama Edits
Sebagai bentuk tekanan, para demonstran mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Mereka bahkan meminta Kominfo untuk menghentikan sementara layanan aplikasi ojek online jika tidak ada perubahan dalam waktu satu minggu.
Menanggapi aksi ini, Kominfo menyatakan akan berupaya mencari solusi terbaik. Pihak kementerian berjanji akan segera melakukan pertemuan dengan perusahaan aplikasi ojek online untuk membahas tuntutan para pengemudi.
Demonstrasi ini menyoroti masalah yang dihadapi oleh para pekerja platform digital di Indonesia. Mereka menuntut adanya perlindungan yang lebih baik dan kesejahteraan yang layak.
Secara singkat, aksi ini adalah bentuk protes para pengemudi ojol yang merasa tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan aplikasi dan pemerintah. Mereka berharap tuntutan mereka dapat segera dipenuhi agar kondisi kerja mereka dapat membaik.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Dari SimCity ke Balai Kota: Kisah Zohran Mamd...