NEWS

Australia Terapkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Aeprukmana   |   Sabtu, 30 Nov 2024


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Pemerintah Australia baru saja menyetujui undang-undang yang melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial. Langkah ini dianggap sebagai salah satu regulasi paling ketat untuk platform digital, bertujuan melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak.

Undang-undang ini mewajibkan platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Snapchat untuk menerapkan proses verifikasi usia yang ketat. Jika gagal mematuhi aturan, perusahaan teknologi dapat dikenai denda hingga 50 juta dolar Australia (sekitar 32,4 juta dolar AS).

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga masa kecil anak-anak dan memberikan ketenangan bagi orang tua. Namun, ia juga mengakui kemungkinan anak-anak mencoba menghindari pembatasan ini. Meski demikian, tanggung jawab penuh tetap berada pada platform media sosial.

Baca ini juga :


» Eks Karyawan Bongkar Dugaan Mark Zuckerberg Bocorkan Rahasia AS ke China
» Trump Perpanjang Tenggat Pemblokiran TikTok Selama 75 Hari
» Menjelang Batas Waktu Pelarangan, Trump Siap Tinjau Proposal Terakhir Penjualan TikTok di AS
» Instagram Tambahkan Fitur Fast Forward di Reels, Meniru TikTok
» TikTok Kembali ke App Store dan Google Play Setelah Hampir Sebulan Dilarang di AS

Platform edukasi seperti YouTube akan dikecualikan dari aturan ini, mengingat perannya sebagai alat pembelajaran. Undang-undang ini akan mulai berlaku dalam 12 bulan mendatang, memberikan waktu bagi perusahaan untuk mempersiapkan sistem mereka.

Sementara banyak pihak mendukung langkah ini, Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, mengkritik kebijakan tersebut karena dianggap kurang jelas. Meski demikian, langkah ini dianggap sebagai upaya besar untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif media sosial.

Australia bukan satu-satunya negara yang mempertimbangkan regulasi ketat. Negara seperti Florida dan Norwegia juga sedang mengevaluasi langkah serupa.

Selain berita utama di atas, KotakGame punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru