




ByteDance, perusahaan teknologi di balik TikTok, baru saja memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka, OmniHuman-1. Model ini mampu mengubah foto dan cuplikan suara menjadi video yang sangat realistis, menunjukkan kemajuan pesat China dalam teknologi AI.
OmniHuman-1 dapat menghasilkan video manusia yang berbicara, bernyanyi, dan bergerak dengan kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan metode pembuatan video berbasis AI lainnya. Salah satu demo yang menarik perhatian adalah video 23 detik yang memperlihatkan Albert Einstein "berpidato" dengan hasil yang sangat realistis.
Baca ini juga :
» Grok “Ketipu” Kode Morse, AI Elon Musk Sempat Transfer Rp2,6 Miliar ke Wallet User Indonesia
» OpenAI Batalkan Partnership Dengan Disney Setelah Tutup Sora AI
» Kolaborasi Epik! AiAi Super Monkey Ball Kini Hadir di Sonic Racing: CrossWorlds – Diskon 40%!
» OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percakapan Lebih Terbuka, Verifikasi Usia Jadi Kunci
» Square Enix, Bandai Namco, dan Publisher Jepang Lainnya Minta OpenAI dan Sora Stop "Belajar" Dari Mereka
Meskipun belum dirilis untuk publik, beberapa cuplikan video dari model ini telah menjadi viral. ByteDance juga terus mengembangkan teknologinya melalui platform Jimeng AI, yang mengandalkan model PixelDance dan Seaweed untuk menciptakan video yang lebih hidup dan natural.
Keberhasilan ByteDance dalam mengembangkan teknologi ini mencerminkan kemajuan pesat industri AI di China, meskipun ada berbagai upaya dari Amerika Serikat untuk membatasi pertumbuhan teknologi AI di negara tersebut. Selain ByteDance, beberapa perusahaan lain seperti Kuaishou serta startup AI seperti Zhipu AI dan MiniMax juga berlomba-lomba menghadirkan inovasi serupa di bidang video AI.
p>Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Grok “Ketipu” Kode Morse, AI Elon Musk Se...