




Kabar mengejutkan datang dari Tesla. Elon Musk, tokoh besar di balik perusahaan mobil listrik ternama ini, dikabarkan akan digantikan dari posisinya sebagai CEO. Isu ini pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ), yang menyebut bahwa dewan direksi Tesla tengah menjajaki kemungkinan mencari sosok pengganti Musk karena dinilai terlalu sibuk mengurus Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah badan pemerintah yang berfokus pada efisiensi birokrasi.
Menurut laporan Rolling Stone, Tesla bahkan disebut telah menghubungi firma perekrutan eksekutif dan memberikan peringatan kepada Musk agar kembali fokus ke perusahaan. Kabar ini mencuat setelah Tesla mengalami penurunan kinerja finansial yang cukup tajam. Pada kuartal pertama tahun 2024, laba Tesla anjlok hingga 71% dibandingkan tahun sebelumnya, dari USD 1,4 miliar menjadi hanya USD 409 juta. Pendapatan juga dilaporkan turun 9% secara tahunan.
It is an EXTREMELY BAD BREACH OF ETHICS that the @WSJ would publish a DELIBERATELY FALSE ARTICLE and fail to include an unequivocal denial beforehand by the Tesla board of directors! https://t.co/9xdypLGg3c
— Elon Musk (@elonmusk) May 1, 2025
Menanggapi kabar ini, Elon Musk tidak tinggal diam. Melalui platform media sosial miliknya, X, ia mengecam keras laporan tersebut. "Ini pelanggaran etika yang sangat buruk. WSJ menerbitkan artikel yang jelas-jelas palsu,"" tulis Musk dengan nada geram. Ia bahkan menyebut bahwa WSJ telah "mendiskreditkan jurnalisme.""
Tak lama setelah laporan WSJ dipublikasikan, Ketua Dewan Tesla, Robyn Denholm, langsung memberikan klarifikasi. Ia membantah keras klaim bahwa dewan telah menghubungi firma rekrutmen eksekutif. "CEO Tesla adalah Elon Musk, dan dewan percaya penuh pada kemampuannya untuk terus menjalankan visi pertumbuhan Tesla di masa depan," tegas Denholm.
Baca ini juga :
» Elon Musk & Bos Telegram Sebut WhatsApp Tidak Aman?
» X Batasi Fitur Visual Grok AI Setelah Diblokir di Indonesia
» Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Blokir Grok AI: Melawan Konten Asusila Digital
» Waspada Deepfake! Kemkomdigi Soroti Grok AI di X Terkait Konten Asusila
» Elon Musk Cetak Rekor: Manusia Pertama Berharta $700 Miliar Usai Menangkan Gugatan Tesla
WSJ is a discredit to journalism https://t.co/d8dOeCE9u2
— Elon Musk (@elonmusk) May 1, 2025
Sementara itu, WSJ mengklaim bahwa Tesla tidak memberikan tanggapan sebelum artikel itu diterbitkan. Meski begitu, bantahan dari pihak Tesla membuat saham perusahaan justru naik sebesar 2,8% pada hari Kamis, menunjukkan keyakinan investor terhadap kepemimpinan Musk.
Saat ini, Elon Musk memang tak lagi bekerja secara fisik di Gedung Putih meskipun masih memimpin DOGE. Namun, komunikasi dengan pihak pemerintah tetap berjalan, menurut Kepala Staf Gedung Putih, Susie Wiles.
Meski isu pergantian CEO ini ramai dibicarakan, Tesla menegaskan bahwa Elon Musk masih menjadi nakhoda utama dalam perjalanan perusahaan ke masa depan.
Selain berita utama di atas, KOTAKGAME juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Elon Musk & Bos Telegram Sebut WhatsApp Tidak...