NEWS

Ternyata Kesalahan Terbesar Samsung Adalah tidak Bekerja Sama Dengan Nvidia Pada Tahun 2018

Fakhri Mustaqim   |   Kamis, 24 Jul 2025


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

NVIDIA CEO Jensen Huang ternyata pernah mencoba membuka jalan besar bagi Samsung pada 2018, bahkan sebelum banyak pihak menyadarinya. Dia menemui Samsung secara pribadi untuk menawarkan kolaborasi strategis dalam pengembangan HBM (High Bandwidth Memory), bahkan membahas potensi migrasi dari TSMC ke Samsung Foundry. Tapi, semua itu kandas. Kini, di tahun 2025, kisah itu dilihat dengan tatapan baru sebagai momen 'what if' dalam industri chip global.

Pada 2018, Huang mendatangi kantor Samsung Electronics dengan tiga poin besar. Pengembangan HBM generasi berikutnya, Mengganti TSMC sebagai foundry utama NVIDIA, Kolaborasi lanjutan dalam ekosistem CUDA.

Namun, pihak Samsung menolak semua tawaran tersebut. Sang CEO bahkan mengaku kesulitan menemukan pejabat Samsung yang bisa diajak bicara strategi jangka panjang. Hal itu terjadi sebelum kejatuhan reputasi internal atas kasus hukum yang menimpa pimpinan perusahaan saat itu.

Kesepakatan itu pun berujung pada jalan baru. NVIDIA akhirnya menjalin kemitraan erat dengan SK hynix, yang kemudian menjadi pemasok utama HBM NVIDIA hingga kini.

Samsung sempat mengalami masalah validasi HBM3E, di mana SK hynix telah lebih dulu mendominasi pasar GPU dengan memproduksi memori 12-layer yang kini jadi andalan NVIDIA. Namun Huang tetap menyebut Samsung sebagai “perusahaan memori luar biasa”.

HBM (High Bandwidth Memory) sangat krusial untuk AI dan GPU generasi baru. Kalau Samsung kembali menjadi pemasok utama, bisa mengurangi dominasi SK hynix, sekaligus memberi diversifikasi rantai pasokan untuk NVIDIA. Jika itu semua terjadi, tentu nama Samsung akan semakin besar dan keuntungan akan melebihi ketimbang sekarang.

Baca ini juga :


» NVIDIA Akuisisi Hugging Face Senilai Rp 227 Triliun, Janjikan Ekosistem AI Tetap Terbuka
» Fitur Teknologi DLSS 5 Dari Nvidia Bocor! Malah Jadi Mainan Para Modder
» RTX 5060 Ti Hancur Tertabrak Mobil Tapi Masih Bisa Dipakai Kok Bisa?
» Pria Rusia Kena SCAM Saat Membuka RTX 5070 Ti yang Masih Tersegel, Ternyata Isinya Botol Air 2 Liter
» NVIDIA TUMBANG! Apple Resmi Rebut Kembali Takhta Raja Teknologi!

Jensen Huang telah menawarkan tangan persahabatan pada Samsung sejak 2018, namun saat itu pintu tertutup rapat. Kini, peluang terbuka kembali dengan Samsung di posisi harus membuktikan kualitas lewat reinvented HBM3e. Jika sukses, industri chip global mungkin menyaksikan comeback dramatis yang dimana Samsung sebagai salah satu penyedia memori AI utama NVIDIA.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru