




Apple kini kembali menjajal dunia AI secara lebih serius dengan membentuk tim baru bernama Answers, Knowledge and Information (AKI) atau lebih singkat “Answers Team”. Mereka bertugas menciptakan “answer engine” mirip ChatGPT, yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman mencari informasi di Siri, Spotlight, Safari, dan aplikasi Apple lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat layanan Apple Intelligence dan mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga seperti OpenAI atau Google.
Siri selama ini masih sering mendapat kritik karena kesulitan menjawab pertanyaan kompleks atau kebutuhan obrolan natural. Ia kerap diarahkan hanya untuk membuka pencarian Google atau ChatGPT otomatis. Apple menyadari kelemahan ini, terlebih kontrak pencarian dengan Google yang kini rentan atas tekanan hukum antitrust. Inilah penyebab tim AKI dibentuk, dengan misi mengembangkan solusi AI in-house yang mampu memahami dan merespons pertanyaan pengguna secara lebih menyeluruh.
Tim AKI dipimpin oleh Robby Walker, mantan eksekutif Siri yang kini dipindahkan karena kendala proyek sebelumnya. Apple tengah memburu talenta AI top, termasuk Staff Machine Learning Engineers dan spesialis algoritma pencarian, baik dari AS maupun China. AKI saat ini sedang mengevaluasi prototipe engine, backend baru, hingga potensi aplikasi mandiri yang bisa digunakan di iPhone atau iPad.
Baca ini juga :
» Peluncuran iPhone Duo Layar Lipat Pertama, iPhone 18 Pro, dan Ekosistem Wearable yang Semakin Pintar
» Dikira Rongsokan, Server Bekas di Garasi Ini Ternyata Berisi RAM DDR4 Senilai Puluhan Juta
» Ekosistem AI Lenovo & Motorola Qira: Hadir di Lebih Banyak Perangkat, Wearable, dan Aplikasi Harian!
» Satu AI Personal untuk Semua Perangkat: Strategi Hybrid AI Lenovo Kian Nyata
» NVIDIA Akuisisi Hugging Face Senilai Rp 227 Triliun, Janjikan Ekosistem AI Tetap Terbuka
Rencananya, engine ini bukan sekadar untuk mempercantik Siri, tapi juga integrasi ke Spotlight dan Safari, bahkan digunakan di aplikasi Messages atau Lookup. Apple ingin menanam AI ke dalam sistem operasi dan memperbaiki pengalaman pencarian sehari-hari, bukan hanya menyajikan chatbot yang berdiri sendiri. Walau saat ini masih dikembangkan versi yang disederhanakan, tujuan mereka jelas. Yaitu menyediakan jawaban seutuhnya tanpa meninggalkan ekosistem Apple.
Apple tidak ingin sekadar ikut tren AI. Ia ingin menciptakan AI-friendly ecosystem yang intuitif, privasi-sentris, dan terintegrasi mendalam. Pembentukan tim Answers menunjukkan ambisi mereka memperkuat kekuatan produk sendiri tanpa tergantung pihak luar. Walau belum akan meluncur dalam waktu dekat, target Siri generatif baru dijadwalkan akan rilis pada 2026. Langkah ini menandai bahwa Apple serius memasuki era pencarian AI generatif.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Peluncuran iPhone Duo Layar Lipat Pertama, iP...