




Microsoft telah mengakhiri dukungan utama untuk sistem operasi Windows 10 pada 14 Oktober 2025. Langkah ini menandai transisi penting dalam strategi perusahaan, yang kini berfokus pada pengembangan Windows 11 dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dalam waktu yang bersamaan, akun resmi Windows di platform X mengunggah pesan yang mengisyaratkan akan adanya pengumuman besar pada hari Kamis (16/10) ini.
Your hands are about to get some PTO đź‘‹
— Windows (@Windows) October 14, 2025
Time to rest those fingers…something big is coming Thursday 👀
Isyarat tersebut memicu spekulasi luas di kalangan pengguna dan komunitas teknologi. Banyak yang menduga bahwa Microsoft akan memperkenalkan fitur input atau interaksi tanpa sentuhan, seperti kendali suara, pengenalan gerakan, atau integrasi AI yang lebih mendalam melalui Copilot.
Pengumuman ini datang di tengah masa migrasi besar-besaran dari Windows 10 ke Windows 11, serta meningkatnya kebutuhan perangkat keras baru yang mendukung fitur-fitur AI tingkat lanjut.
Baca ini juga :
» OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percakapan Lebih Terbuka, Verifikasi Usia Jadi Kunci
» AMD EPYC Embedded 2005 Series: Solusi Prosesor Zen 5 Ringkas dan Efisien untuk AI Generasi Baru
» Mengapa 500 Juta PC Enggan Beralih ke Windows 11? Ini Alasannya!
» Awas! Harga HP China Diprediksi Meroket, Bos Xiaomi Beri Peringatan Keras
» Krafton Akan Fokus Jadi Perusahaan AI, Infrastruktur Full AI
Microsoft telah memberikan beberapa visi untuk sistem operasi mereka di tahun 2030. Mereka menyatakan bahwa masa depan Windows akan mengandalkan model input berbasis suara dan multimodal.
Pernyataan dari pimpinan Windows menyebutkan bahwa pengguna akan dapat berbicara dengan komputer saat menulis, menggambar, atau berinteraksi dengan orang lain.
Teknologi ini bertujuan untuk memungkinkan sistem memahami maksud pengguna secara semantik, dengan menggabungkan suara, visual, dan sentuhan sebagai metode input yang saling melengkapi.
Selain itu, Microsoft juga diperkirakan akan memperluas integrasi Copilot ke tingkat sistem operasi, menjadikannya bagian inti dari pengalaman pengguna Windows.
Fitur-fitur baru ini kemungkinan akan memanfaatkan perangkat keras seperti NPU, mikrofon khusus, dan kamera inframerah untuk mendukung pemrosesan lokal dan menjaga privasi pengguna. Pengumuman resmi dijadwalkan pada hari Kamis, dan akan menentukan arah pengembangan Windows dalam dekade mendatang.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percaka...