




OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT Atlas, sebuah browser berbasis kecerdasan buatan yang mengintegrasikan ChatGPT sebagai fitur utama.
Produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman menjelajah web yang lebih interaktif dan efisien, sekaligus memperluas ekosistem layanan OpenAI di luar platform chatbot.
ChatGPT Atlas memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan ChatGPT melalui fitur “Ask ChatGPT” yang tertanam di dalam browser. Fitur ini dapat memahami konteks halaman yang sedang dibuka dan memberikan jawaban atau bantuan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Browser ini juga dilengkapi dengan fitur “browser memories”, yang memungkinkan ChatGPT mengingat konteks dari situs yang telah dikunjungi sebelumnya. Pengguna dapat mengatur memori ini sesuai kebutuhan, termasuk menghapus riwayat atau menonaktifkan fitur tersebut melalui pengaturan privasi.
Fitur lain yang ditawarkan adalah “agent mode”, yang memungkinkan ChatGPT menjalankan tugas langsung di dalam browser. Contohnya termasuk membantu merencanakan acara, melakukan riset, atau memesan layanan. Mode ini tersedia dalam versi pratinjau untuk pengguna ChatGPT Plus, Pro, dan Business.
Baca ini juga :
» OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percakapan Lebih Terbuka, Verifikasi Usia Jadi Kunci
» AMD EPYC Embedded 2005 Series: Solusi Prosesor Zen 5 Ringkas dan Efisien untuk AI Generasi Baru
» Awas! Harga HP China Diprediksi Meroket, Bos Xiaomi Beri Peringatan Keras
» Square Enix, Bandai Namco, dan Publisher Jepang Lainnya Minta OpenAI dan Sora Stop "Belajar" Dari Mereka
» Krafton Akan Fokus Jadi Perusahaan AI, Infrastruktur Full AI
Atlas saat ini tersedia untuk perangkat macOS dan dapat digunakan oleh pengguna Free, Plus, Pro, dan Go. Versi beta juga tersedia untuk pengguna Business, Enterprise, dan Edu, tergantung pada pengaturan administrator. OpenAI menyatakan bahwa versi untuk Windows, iOS, dan Android akan segera dirilis.
Peluncuran ChatGPT Atlas menarik perhatian komunitas teknologi dan pengguna media sosial. Beberapa pengguna mencatat bahwa penggunaan Atlas sebagai browser utama dapat meningkatkan batas pemakaian ChatGPT dan memberikan data tambahan untuk pengembangan model AI.
Dengan kehadiran ChatGPT Atlas, OpenAI memperluas jangkauan teknologi AI ke dalam aktivitas web harian, sekaligus menambah persaingan di pasar browser yang selama ini didominasi oleh pemain besar seperti Google dan Microsoft.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percaka...