NEWS

Mangaka Dipecat Setelah Meminta AI Grok Edit Foto Tidak Senonoh Seorang Idol di X

Mahesa   |   Kamis, 08 Jan 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Isu penyalahgunaan kecerdasan buatan kembali memicu kontroversi di Jepang. Pada 5 Januari, mangaka Yoichiro Tanabe menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah unggahannya berupa gambar hasil edit AI menuai kecaman luas di media sosial. Gambar tersebut dinilai melanggar batas etika dan oleh banyak warganet disebut sebagai bentuk “pelecehan seksual berbasis AI.”

Kontroversi ini bermula pada 3 Januari, ketika Tanabe mengunggah sebuah gambar di akun X miliknya. Gambar tersebut diketahui merupakan foto yang telah dimodifikasi menggunakan teknologi generative AI dan didasarkan pada sosok anggota grup idola STU48. Unggahan itu langsung memicu reaksi keras, terlebih setelah salah satu anggota STU48 secara terbuka meminta agar gambar tersebut segera dihapus.

Tekanan publik pun meningkat dengan cepat. Banyak pengguna media sosial mengecam tindakan tersebut, menyoroti bahaya penggunaan AI tanpa mempertimbangkan hak dan martabat individu yang menjadi objeknya.

Menanggapi situasi tersebut, Tanabe merilis pernyataan tertulis berjudul “Regarding My Recent Inappropriate Post.” Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalan mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia juga mengakui sejumlah kekeliruan, mulai dari kurangnya pemahaman soal hak potret, minimnya kesadaran etis dalam penggunaan AI generatif, hingga penilaian yang keliru terkait batas profesional dengan idola yang pernah bekerja dengannya.

Tanabe menegaskan bahwa seluruh unggahan terkait telah dihapus dan ia memutuskan untuk menghentikan semua bentuk kerja sama dengan grup idola yang bersangkutan.

Informasi lanjutan mengungkap bahwa gambar tersebut dibuat menggunakan sistem AI Grok milik xAI. Tanabe disebut mengedit foto anggota STU48 Riko Kudo, dengan menambahkan unsur seksualisasi, termasuk pakaian bikini, setelah sebelumnya memberi instruksi agar AI menambahkan aksesori tertentu. Meski unggahan tersebut kini telah dihapus, Tanabe sempat beralasan bahwa gambar itu dibuat sebagai referensi gambar untuk keperluan menggambar.

Namun, pihak yang bersangkutan jelas tidak menganggapnya sepele. Riko Kudo menyampaikan rasa tidak nyamannya melalui unggahan singkat berupa emoji. Karena unggahan tersebut tidak segera dihapus, anggota STU48 lainnya, Mai Nakamura, akhirnya turun tangan dan secara terbuka meminta Tanabe untuk menarik postingan tersebut. Ia menegaskan bahwa konten semacam itu bukanlah hiburan dan tidak pantas dipublikasikan di ruang publik.

Pada hari yang sama, manajemen STU48 merilis pernyataan resmi di situs mereka. Dalam pernyataan tersebut, STU48 menegaskan bahwa pembuatan serta penyebaran gambar atau video berbasis AI yang melibatkan anggota mereka merupakan pelanggaran serius terhadap hak potret dan hak publisitas, terlepas dari apakah foto asli digunakan atau tidak. Manajemen juga menyatakan akan bersikap tegas terhadap unggahan tanpa izin di masa mendatang serta siap bekerja sama dengan agensi lain jika kasus serupa terjadi pada idola dari organisasi berbeda.

Baca ini juga :

» Fighting Game antar VTuber Hololive! Idol Showdown Tersedia di Steam!
» VTuber Sayu Okami Ungkap Cerita Dibalik Pemecatan Zaion LanZa dari Nijisanji
» Game THE IDOLM@STER CINDERELLA GIRLS Akan Tutup Pada 30 Maret 2023
» Mangaka Rent A Girlfriend Membuat Galang Dana Untuk Promosikan Karyanya!
» Idol Yuki Miura Dikeluarkan Dari LunaxHolic Setelah Diketahui Bahwa Dia Merekam Film Dewasa

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi AI perlu diimbangi dengan tanggung jawab etis, terutama ketika menyangkut individu nyata yang memiliki hak atas citra dan privasi mereka.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru