




Sebuah kejadian tak terduga menimpa pembeli Collector’s Edition Clair Obscur: Expedition 33 setelah paket miliknya ditahan oleh pihak bea cukai Irak. Alasannya cukup mengejutkan: salah satu isi paket tersebut dicurigai sebagai artefak bersejarah asli.
Pengguna Reddit bernama Ahmed15252 membagikan dokumen resmi yang menunjukkan bahwa art book dari edisi kolektor tersebut ditandai karena dianggap memiliki potensi nilai budaya atau sejarah. Paket tersebut kemudian diteruskan ke Kementerian Kebudayaan dan Purbakala Irak untuk ditinjau lebih lanjut.
Baca ini juga :
» Diskon Gila-gilaan! Game ATLUS & SEGA Turun Harga di Steam Year of the Horse Sale
» Gunakan Gen-AI, Gelar GOTY Clair Obscur: Expedition 33 Dicabut Dari The Indie Games Award
» Director Clair Obscur: Expedition 33 Terima Kasih Kepada Video Youtube dan Hironobu Sakaguchi untuk GOTY
» Clair Obscur: Expedition 33 dan Final Fantasy VII Remake Lakukan Joint Event Untuk Para Fans di Perancis!
» Tidak Berhenti di Expedition 33, Clair Obscur Akan Jadi Franchise Berlanjut
Dalam surat resmi yang dibagikan, pihak berwenang meminta “pendapat dan tanggapan yang jelas” dari kementerian, mengindikasikan bahwa item tersebut memerlukan konfirmasi resmi sebelum bisa dilepaskan.
My expedition journal art book was detained by customs for being "possibly ancient" 🗿
by u/Ahmed15252 in expedition33
Dalam unggahannya, Ahmed menjelaskan situasi tersebut dengan nada setengah tak percaya:
“Ini nggak mungkin nyata. Journal Expedition 33 yang ada di Monolith Set milikku ditahan bea cukai karena dianggap ‘mungkin kuno’. Paketnya dibuka dan mereka memutuskan art book-nya terlihat terlalu kuno. Ya… gambar, simbol, vibes-nya.”
Ia juga menambahkan bahwa buku tersebut secara resmi telah dikirim ke Museum Irak / Komite Teknis untuk memastikan bahwa itu memang buku seni video game modern, bukan artefak sejarah yang baru ditemukan.
“10/10 pengalaman. Pasti bakal nggak sengaja impor sejarah lagi.”
Kasus ini langsung memancing reaksi dari komunitas gamer. Banyak yang melihat situasi ini sebagai kesalahpahaman yang cukup kocak.
Salah satu pengguna berkomentar:
“Semoga ada satu orang di kantor itu yang usianya di bawah 80 tahun dan tahu cara pakai Google, lalu setengah departemen malah jadi main gamenya.”
Yang lain menambahkan:
“Kayaknya pihak bea cukai bakal diketawain sama orang museum, dan mudah-mudahan setelah ini mereka nggak ganggu lagi dengan hal-hal seperti ini.”
Meski koleksi impiannya kini tertahan, Ahmed mencoba menyikapi kejadian ini dengan santai.
“Jujur, sekarang aku cuma bisa ketawa aja. Sudah nunggu 7 atau 8 bulan buat set ini, akhirnya sampai, eh malah kejadian kayak gini. Serius deh?!”
Hingga saat ini belum ada kepastian berapa lama proses peninjauan akan berlangsung dan kapan paket tersebut bisa dilepaskan. Para penggemar tentu berharap agar “artefak kuno” ini bisa segera kembali ke tangan pemiliknya — sebelum benar-benar tercatat sebagai penemuan sejarah baru.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Diskon Gila-gilaan! Game ATLUS & SEGA Turun H...