NEWS

Dev Monster Hunter Stories 3 Akui Belajar Banyak Dari Expedition 33 dan Metaphor: ReFantazio

Adithya Mahesa   |   Rabu, 18 Feb 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection, entri utama ketiga dalam seri JRPG berlatar dunia Monster Hunter dari Capcom, dijadwalkan rilis pada 13 Maret. Seperti dua pendahulunya, Stories 3 tetap mempertahankan sistem pertarungan turn-based agar berbeda jelas dari seri Monster Hunter utama. Namun, kali ini tingkat kenyamanan bermain terasa meningkat signifikan.

Pemain kini bisa mengalahkan musuh level rendah langsung di field lewat Riding Actions, sementara HP dan status karakter akan pulih otomatis setelah setiap pertarungan tanpa biaya. Menurut lead game designer Daisuke Wakahara, sistem baru yang lebih ramah pemain ini lahir dari pembelajaran tim terhadap RPG turn-based modern berprofil tinggi seperti Metaphor: ReFantazio dan Clair Obscur: Expedition 33.

Baca ini juga :

» Peneliti IPB Temuka Spesies Laba-Laba Baru, Dinamakan Rathalos Inugami Dari Monster Hunter!
» Monster Hunter Outlanders Buka Closed Beta Ke-2, Sudah Siap Main?
» Review Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection – Indah, Dalam, dan Diam-Diam Bikin Ketagihan
» CAPCOM Kolaborasi dengan JAPAN RAIL CAFE untuk Rayakan Peluncuran Monster Hunter Stories™ 3
» Rayakan Ulang Tahun Pertama Monster Hunter Wilds Banyak Event Keren!

Dilansir dari AUTOMATON Japan, Wakahara menilai tren industri saat ini menunjukkan preferensi pemain pada progres yang cepat dan mulus, tanpa proses grinding terasa membosankan. Karena itu, tim merancang sistem yang memberi imbalan jelas atas aksi tertentu pemain, sekaligus menjaga ritme permainan tetap lancar. Meski demikian, pengembang memiliki prinsip yang tidak bisa ditawar: pertarungan harus tetap menantang dan memuaskan. Mereka menekankan bahwa “nyaman” bukan berarti “mudah”, sehingga game tetap menghadirkan petunjuk cukup tanpa menyederhanakan tantangan secara artifisial. Fokus utama tetap pada level design yang menghasilkan rasa pencapaian setelah menang.

Pendekatan ini bahkan membuat Stories 3 terasa lebih menegangkan dibanding seri sebelumnya. Sutradara Kenji Oguro menyebut salah satu targetnya adalah meningkatkan sensasi adrenalin saat pemain menang tipis di ambang kekalahan. Menurutnya, momen paling seru dalam game adalah kemenangan “by the skin of your teeth”, sehingga tim menyeimbangkan kemudahan manajemen sumber daya di luar pertempuran dengan dorongan agar pemain bertarung habis-habisan di dalamnya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru