NEWS

Revolusi Visual Film "Pelangi di Mars": Kolaborasi Epik ASUS ProArt dan Teknologi XR

Rahmat Handiko    |   Rabu, 18 Mar 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Industri perfilman tanah air kembali mencetak sejarah baru. Di tengah meningkatnya standar kualitas sinema global, film "Pelangi di Mars" hadir sebagai bukti nyata bagaimana perkawinan antara imajinasi kreatif dan teknologi komputasi mutakhir dapat menciptakan sebuah mahakarya visual yang memukau.


Visi Masa Depan di Tahun 2090

Film ini menandai debut penyutradaraan film panjang dari Upie, sosok yang sebelumnya telah malang melintang di dunia video musik dan dokumenter. Mengambil latar waktu tahun 2090, "Pelangi di Mars" menceritakan kisah emosional seorang anak yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh besar di Planet Merah.

Petualangan lintas planet ini didukung oleh jajaran aktor ternama seperti Rio Dewanto, Lutesha, Messi Gusti, Myesha Lin, dan Livy Renata. Tak ketinggalan, karakter robot dalam film ini dihidupkan oleh pengisi suara populer seperti Kristo Immanuel dan Gilang Dirga.


Teknologi Extended Reality (XR) & Produksi Hybrid

Memvisualisasikan kehidupan di Mars tentu bukan perkara mudah. Oleh karena itu, Mahakarya Pictures bekerja sama dengan DOSS Guava XR Studio untuk menerapkan metode hybrid production. Teknologi Extended Reality (XR) memungkinkan tim produksi menggabungkan pengambilan gambar nyata dengan lingkungan virtual 3D secara real-time.

Dengan teknologi ini, aktor dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan digital Planet Mars saat syuting berlangsung, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada proses pascaproduksi yang memakan waktu.


Peran Vital ASUS ProArt dalam Proses Kreatif

Untuk menangani beban kerja berat seperti rendering lingkungan 3D, pembuatan aset visual yang kompleks, hingga color grading, tim produksi mengandalkan ekosistem ASUS ProArt.

Sebagai lini perangkat yang dikhususkan bagi para profesional, ASUS ProArt memberikan solusi komputasi tinggi yang memastikan:

  • Performa Rendering Cepat: Memangkas waktu tunggu dalam pengolahan grafis 3D yang intens.
  • Akurasi Warna Presisi: Monitor ProArt menjamin konsistensi warna dari tahap awal produksi hingga hasil akhir di layar lebar.
  • Stabilitas Sistem: Mendukung alur kerja filmmaker tanpa kendala teknis yang berarti.


Baca ini juga :

» 20 Tahun Dominasi ROG: Evolusi Inovasi Gaming yang Menggebrak Computex 2026
» Gebrakan ASUS & ROG di Computex 2026: Rayakan 20 Tahun Inovasi Gaming dan Era Baru Ubiquitous AI
» [VIDEO] Gak Usah Jual Ginjal! Solusi Rakit PC Pas Harga RAM Lagi Sakit Jiwa | ASUS TUF Gaming T500
» ASUS Luncurkan Jajaran Copilot+ PC 2026 di Indonesia
» Gak Usah Jual Ginjal! Solusi Rakit PC Pas Harga RAM Lagi Sakit Jiwa | ASUS TUF Gaming T500

Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Setelah melalui proses produksi panjang selama lebih dari lima tahun, film ini akhirnya merayakan Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jakarta. Antusiasme penonton terlihat sangat besar saat menyaksikan atmosfer futuristik yang dibangun dengan sangat detail.

Bagi Anda pecinta genre fiksi ilmiah dan drama keluarga, "Pelangi di Mars" sudah bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Jangan lewatkan pengalaman sinematik yang inspiratif ini!



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru