NEWS

OpenAI Batalkan Partnership Dengan Disney Setelah Tutup Sora AI

Adithya Mahesa   |   Rabu, 25 Mar 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

OpenAI secara resmi menghentikan layanan aplikasi pembuat video berbasis AI miliknya, Sora, kurang dari dua tahun sejak peluncurannya yang sempat menghebohkan dunia teknologi. Bersamaan dengan keputusan tersebut, OpenAI juga mengakhiri kerja sama konten dengan raksasa hiburan The Walt Disney Company.

Baca ini juga :

» OpenAI Siapkan "Mode Dewasa" ChatGPT: Percakapan Lebih Terbuka, Verifikasi Usia Jadi Kunci
» Square Enix, Bandai Namco, dan Publisher Jepang Lainnya Minta OpenAI dan Sora Stop "Belajar" Dari Mereka
» OpenAI Ikut Buat Browser Sendiri, ChatGPT Atlas
» Openai Akan Segera Perbolehkan Obrolan R18 Di ChatGPT Mulai Bulan Desember Ini!
» OpenAI Jadi Startup Paling Berharga di Dunia, Kalahkan SpaceX!

Dalam pernyataan resminya, OpenAI menyebut bahwa penghentian Sora dilakukan sebagai bagian dari perubahan fokus perusahaan ke pengembangan teknologi lain yang dianggap lebih berdampak secara praktis, khususnya di bidang robotika. Perusahaan menegaskan bahwa mereka ingin mengarahkan riset AI ke solusi yang mampu membantu manusia menyelesaikan tugas fisik di dunia nyata, bukan hanya menghasilkan konten digital.

Penutupan ini mencakup seluruh ekosistem Sora, baik aplikasi konsumen maupun platform berbasis web yang digunakan oleh profesional untuk membuat video. Dengan langkah ini, OpenAI juga mengindikasikan bahwa mereka tidak lagi menjadikan pengembangan teknologi video generatif sebagai prioritas utama dalam waktu dekat.


Pihak Disney merespons keputusan tersebut dengan sikap terbuka. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan menghormati langkah OpenAI dan akan melanjutkan eksplorasi teknologi AI melalui platform lain. Disney juga menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab, khususnya dalam menjaga hak kekayaan intelektual.

Sebagai informasi, kerja sama antara OpenAI dan Disney sebelumnya sempat menjadi sorotan besar. Pada akhir 2024, Disney menjadi studio besar pertama yang memberikan lisensi IP mereka kepada OpenAI. Melalui kesepakatan tersebut, pengguna Sora dapat membuat video berbasis AI yang menampilkan karakter ikonik seperti Mickey Mouse hingga Yoda dari Star Wars. Kolaborasi ini dianggap sebagai momen penting yang menandai perubahan besar dalam hubungan antara industri teknologi dan Hollywood, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait penggunaan IP oleh perusahaan AI.

Sejak awal kemunculannya pada 2024, Sora memang langsung menarik perhatian global berkat kemampuannya menghasilkan video berkualitas tinggi hanya dari perintah teks sederhana. Banyak yang menilai hasilnya setara dengan produksi studio profesional, menjadikannya salah satu teknologi AI paling menjanjikan saat itu. Namun di sisi lain, teknologi ini juga memicu perdebatan luas, mulai dari potensi pelanggaran hak cipta hingga kekhawatiran bahwa AI dapat menggantikan tenaga kerja di industri kreatif.


Selain faktor tersebut, persaingan di pasar AI video juga semakin ketat. Sejumlah pemain baru mulai bermunculan, termasuk platform seperti Seedance dari China yang sempat viral setelah menghasilkan video realistis dengan karakter ala Hollywood. Kompetisi yang semakin sengit ini turut menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan Sora.

Meski menghentikan Sora, OpenAI menegaskan bahwa pengembangan AI tetap berjalan di berbagai lini lain. Salah satu fokus utamanya adalah teknologi “agentic AI”, yaitu sistem cerdas yang mampu menjalankan tugas secara mandiri dengan minim intervensi manusia. Selain itu, teknologi yang sebelumnya digunakan untuk melatih AI menghasilkan video realistis juga akan dialihkan untuk melatih robot agar mampu beroperasi di dunia nyata.

OpenAI juga memastikan bahwa fitur pembuatan gambar berbasis AI di ChatGPT tidak akan terdampak oleh keputusan ini. Dengan kata lain, meskipun Sora dihentikan, eksplorasi AI dalam ranah kreatif masih tetap berlanjut—hanya saja dengan pendekatan dan prioritas yang berbeda.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa arah perkembangan AI global terus berubah dengan cepat. Jika sebelumnya fokus besar tertuju pada konten digital generatif, kini mulai bergeser ke aplikasi yang lebih praktis dan fungsional di dunia nyata.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru