




Valve tampaknya tengah menyiapkan fitur baru di Steam yang bisa mengubah cara pemain menilai performa sebuah game sebelum membelinya. Berdasarkan temuan dari data mining pada update terbaru Steam client, ada indikasi bahwa halaman toko nantinya akan menampilkan data performa berbasis pengguna, termasuk estimasi frame rate (FPS) yang dikumpulkan dari pengalaman bermain komunitas.
Selama ini, spesifikasi PC yang direkomendasikan oleh developer sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan performa di dunia nyata. Banyak pemain yang akhirnya kecewa karena game tidak berjalan sesuai ekspektasi. Untuk menjawab masalah ini, Valve sebelumnya sudah mulai menguji sistem pelacakan FPS secara anonim, khususnya pada perangkat berbasis SteamOS seperti Steam Deck dan perangkat mendatang seperti Steam Machine.

Dari potongan kode yang ditemukan, terlihat bahwa pengguna nantinya bisa memilih sebuah game dan memasukkan konfigurasi PC mereka—mulai dari CPU, GPU, hingga kapasitas RAM—untuk mendapatkan estimasi performa berbasis data dari pemain lain dengan spesifikasi serupa. Dengan kata lain, fitur ini berpotensi menjadi semacam “benchmark komunitas” langsung di halaman store, yang jauh lebih relevan dibanding sekadar spesifikasi minimum dan rekomendasi.
Valve sendiri sebelumnya telah memperkenalkan fitur beta yang memungkinkan Steam melacak performa game secara otomatis di latar belakang. Data yang dikumpulkan mencakup konfigurasi sistem, namun tanpa mengaitkannya dengan akun pengguna, sehingga tetap menjaga privasi. Tujuan utamanya adalah untuk memahami kompatibilitas game secara lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas platform.
Selain itu, Steam juga mulai memberikan opsi bagi pengguna untuk menyertakan spesifikasi PC mereka dalam ulasan. Fitur ini mempermudah pemain lain dalam memahami konteks performa yang dibahas, tanpa harus menuliskan detail teknis secara manual seperti sebelumnya.
Meski begitu, masih belum jelas apakah fitur grafik FPS ini nantinya akan tersedia secara luas di semua platform, termasuk Windows, atau hanya terbatas pada perangkat berbasis SteamOS. Hal ini menjadi penting, terutama karena variasi hardware PC yang sangat beragam membuat perbandingan performa menjadi lebih kompleks dibandingkan ekosistem tertutup seperti konsol.
Baca ini juga :
» Steam Controller Baru Rilis, Langsung Jadi Korban Scalper!
» Tersangka Pelaku Penembak Donald Trump Ternyata Seorang Developer Game!
» Siap-Siap Baper! Dua Game Klasik "The Prince of Tennis" Segera Hadir di Switch & Steam
» Crystalfall Sudah Early Access, ARPG dengan Build Bebas Ini Bisa Dimainkan Gratis di Steam
» Valve Dirumorkan Bikin SteamGPT Buat Lawan Cheater CS2
Tantangan lain juga datang dari faktor eksternal seperti pengaturan grafis dalam game, penggunaan mod, hingga teknologi upscaling seperti DLSS atau FSR yang dapat meningkatkan FPS dengan kompromi pada kualitas visual. Semua variabel ini tentu harus diperhitungkan agar data yang ditampilkan tetap relevan dan tidak menyesatkan.
Meski masih dalam tahap pengembangan, respons awal dari komunitas terbilang positif. Banyak pemain menyambut baik ide transparansi performa berbasis data nyata, karena dapat membantu mereka membuat keputusan pembelian yang lebih tepat. Jika fitur ini benar-benar dirilis, Steam berpotensi menghadirkan standar baru dalam memberikan informasi performa game secara langsung kepada pengguna.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Steam Controller Baru Rilis, Langsung Jadi Ko...