NEWS

Gamer Ini Terinspirasi Jadi Terapis Karena Game Persona 5!

Archie Gummy   |   Rabu, 15 Apr 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Seorang gamer mengaku hidupnya berubah total setelah bermain Persona 5, sampai akhirnya jadi terapis beneran di dunia nyata. Dalam sebuah unggahan yang lagi ramai dibicarakan, diceritakan bahwa ia terinspirasi dari karakter Takuto Maruki, konselor sekolah yang muncul di game tersebut dan punya peran besar dalam cerita. Maruki digambarkan sebagai sosok yang empatik, sabar mendengar, dan berusaha membantu orang-orang yang sedang bergulat dengan masalah mental dan trauma mereka. Dari situ, si gamer mulai kepikiran: 'kayaknya jadi terapis itu bermakna banget, ya?' dan bukan cuma sekadar kagum, tapi benar-benar menjadikannya tujuan hidup.

Perjalanannya jelas nggak instan dan jauh dari kata mudah. Dalam cerita yang dibagikan, disebutkan bahwa ia butuh lebih dari lima tahun untuk bisa mendapatkan lisensi resmi sebagai terapis klinis. Selama itu, ia harus melewati proses panjang seperti kuliah, pelatihan, praktik langsung, sampai supervisi sebelum benar-benar bisa menangani klien secara profesional. Menariknya, di sepanjang perjalanan yang melelahkan itu, ia tetap mengakui bahwa titik awal keberaniannya memilih jalur ini datang dari Persona 5 dan sosok Maruki di dalam game.

Kisah ini jadi bukti bahwa game tidak selalu sekadar hiburan buat mengisi waktu luang. Di beberapa kasus, game bisa menyentuh pemainnya secara emosional dan bikin mereka merenung soal diri sendiri dan masa depan. Persona 5 sendiri dikenal sebagai game yang mengangkat tema-tema cukup berat: tekanan sosial, penyalahgunaan kekuasaan, hingga luka batin para karakternya. Di tengah semua itu, kehadiran karakter seperti Maruki jadi pengingat betapa pentingnya peran seseorang yang mau mendengarkan dan membantu orang lain menyembuhkan diri.

Buat sebagian pemain, sosok seperti Maruki mungkin hanya dianggap bagian dari cerita. Namun bagi gamer satu ini, karakter tersebut terasa sangat dekat dan relevan dengan apa yang ia rasakan. Dari sana muncul keinginan untuk bukan cuma mengagumi dari jauh, tapi ikut menjadi tempat aman bagi orang lain di dunia nyata. Ia ingin melakukan di kehidupan nyata apa yang Maruki lakukan di dalam game: hadir, mendengar, dan membantu orang melewati masa-masa sulit mereka.

Baca ini juga :


» Video Musik Kolaborasi Persona 3 Reload × ZUTOMAYO Tembus 6 Juta Views di YouTube
» Sikat Habis! SEGA & ATLUS Gelar Diskon Gede-Gedean di Steam: Ada Game Baru!
» Sega Atlus Festival Jakarta 2026: Pesta Game Jepang Perdana yang Guncang Mall of Indonesia!
» Persona Rayakan 30th Anniversary dengan Artwork Spesial dan Video dari Kazuhisa Wada!
» Walau Sukses Besar, SEGA ATLUS Tidak Mau Terburu-buru Buat Sekuel Metaphor: ReFantazio

Sekarang, di era ketika game makin sering jadi bagian dari kehidupan sehari-hari, cerita seperti ini makin sering muncul. Ada yang belajar bahasa Inggris dari game, ada yang jadi tertarik coding karena main game, dan kali ini ada yang memilih karier sebagai terapis karena terinspirasi karakter fiksi. Hal itu menunjukkan bahwa pengalaman mendalam di dunia virtual bisa punya dampak nyata pada pilihan hidup seseorang. Game yang awalnya hanya jadi pelarian dari kenyataan ternyata bisa jadi pemicu buat membangun kehidupan baru yang lebih terarah dan bermakna.

Pada akhirnya, kisah gamer yang jadi terapis karena Persona 5 ini mengingatkan bahwa karya fiksi (termasuk game) bisa punya efek besar pada cara kita memandang diri sendiri dan orang lain. Butuh tekad dan kerja keras selama bertahun-tahun untuk mewujudkan inspirasi itu jadi profesi nyata, tapi ia tetap mengakui bahwa semuanya bermula dari satu game yang menyentuh hatinya. Dan dari situ, lahirlah seseorang yang sekarang mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain menyembuhkan luka yang mungkin tidak selalu terlihat di permukaan.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru