NEWS

Pemain CS2 Terkena Banned 10 Tahun Setelah Menampar Lawannya di Stage

Adithya Mahesa   |   Selasa, 21 Apr 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Insiden mengejutkan terjadi di panggung kompetitif Counter-Strike 2 setelah seorang streamer asal Jerman, MAUschine, dijatuhi hukuman berat berupa larangan bermain selama 10 tahun oleh DACH CS Masters. Sanksi ini diberikan usai ia melakukan tindakan kekerasan dengan memukul lawannya, Spidergum, di atas panggung.

Kejadian tersebut berlangsung dalam turnamen CAGGTUS Leipzig, tepatnya setelah babak grand final selesai. Tim MAUschine harus mengakui kekalahan dari tim Legends Lobby yang diperkuat Spidergum, yang berhasil mempertahankan gelar mereka.

Baca ini juga :

» CS2 Market Crash: Pasar Skin Anjlok Triliunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
» M0NESY Resmi Gabung Team Falcons dengan Mahar Fantastis: USD 2,5 Juta!
» Alter Ego Lolos Ke CS2 Shanghai Major 2024: Asia-Pacific RMR
» The Legend is Back, S1mple Gabung Team Falcon dan Siap Main di Skena Kompetitif
» Youtuber Jericho Kena Dollar Kuning Gara-gara Stiker di AK47 yang Kalau Digabung Jadi Kata-kata Kotor.

Namun, alih-alih berakhir dengan selebrasi biasa, suasana berubah tegang saat acara penyerahan penghargaan. Di momen inilah MAUschine dilaporkan melayangkan pukulan ke arah wajah Spidergum secara langsung di atas panggung, di hadapan penonton.

Menanggapi insiden tersebut, pihak DACH CS Masters langsung mengambil tindakan tegas. Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekerasan fisik dalam kompetisi esports.

MAUschine pun dijatuhi larangan bermain selama minimal 10 tahun dari seluruh kompetisi yang berada di bawah naungan mereka. Selain itu, kasus ini juga telah dilaporkan ke Esports Integrity Commission (ESIC), yang membuka kemungkinan adanya sanksi tambahan di tingkat internasional.

Menurut keterangan dari organisasi Spidergum, regnum4games, ketegangan sebenarnya sudah muncul sejak pertandingan berlangsung. Disebutkan bahwa Spidergum sempat melakukan candaan ringan di siaran langsung dengan mengutip pernyataan MAUschine setelah momen clutch di ronde awal.

Meski dianggap sebagai trash talk ringan, MAUschine disebut merespons secara berlebihan hingga mengeluarkan ancaman kekerasan. Situasi ini akhirnya memuncak di panggung setelah pertandingan selesai.

regnum4games menyatakan kecaman keras terhadap tindakan tersebut dan memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada Spidergum, termasuk bantuan hukum. Mereka juga mengapresiasi langkah cepat dari DACH CS Masters dalam memberikan sanksi tegas.

Selain itu, mereka mendesak penyelenggara CAGGTUS Leipzig untuk mengambil langkah tambahan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa profesionalisme tetap menjadi hal utama dalam dunia esports. Terlepas dari tensi tinggi dalam kompetisi, tindakan kekerasan jelas melanggar batas dan dapat berdampak panjang pada karier seorang pemain.

Dengan keterlibatan ESIC dan tekanan dari komunitas, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting dalam penegakan disiplin di skena esports global.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru