




Insiden mengejutkan terjadi di panggung kompetitif Counter-Strike 2 setelah seorang streamer asal Jerman, MAUschine, dijatuhi hukuman berat berupa larangan bermain selama 10 tahun oleh DACH CS Masters. Sanksi ini diberikan usai ia melakukan tindakan kekerasan dengan memukul lawannya, Spidergum, di atas panggung.
Kejadian tersebut berlangsung dalam turnamen CAGGTUS Leipzig, tepatnya setelah babak grand final selesai. Tim MAUschine harus mengakui kekalahan dari tim Legends Lobby yang diperkuat Spidergum, yang berhasil mempertahankan gelar mereka.
Baca ini juga :
» CS2 Market Crash: Pasar Skin Anjlok Triliunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
» M0NESY Resmi Gabung Team Falcons dengan Mahar Fantastis: USD 2,5 Juta!
» Alter Ego Lolos Ke CS2 Shanghai Major 2024: Asia-Pacific RMR
» The Legend is Back, S1mple Gabung Team Falcon dan Siap Main di Skena Kompetitif
» Youtuber Jericho Kena Dollar Kuning Gara-gara Stiker di AK47 yang Kalau Digabung Jadi Kata-kata Kotor.
Namun, alih-alih berakhir dengan selebrasi biasa, suasana berubah tegang saat acara penyerahan penghargaan. Di momen inilah MAUschine dilaporkan melayangkan pukulan ke arah wajah Spidergum secara langsung di atas panggung, di hadapan penonton.
Menanggapi insiden tersebut, pihak DACH CS Masters langsung mengambil tindakan tegas. Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekerasan fisik dalam kompetisi esports.
A counter strike player known as MAUschine has been handed a 10 year ban after sucker punching a member of the winning team pic.twitter.com/1GEmvv85m2
— hobshy (@hobshy) April 19, 2026
MAUschine pun dijatuhi larangan bermain selama minimal 10 tahun dari seluruh kompetisi yang berada di bawah naungan mereka. Selain itu, kasus ini juga telah dilaporkan ke Esports Integrity Commission (ESIC), yang membuka kemungkinan adanya sanksi tambahan di tingkat internasional.
Menurut keterangan dari organisasi Spidergum, regnum4games, ketegangan sebenarnya sudah muncul sejak pertandingan berlangsung. Disebutkan bahwa Spidergum sempat melakukan candaan ringan di siaran langsung dengan mengutip pernyataan MAUschine setelah momen clutch di ronde awal.
Meski dianggap sebagai trash talk ringan, MAUschine disebut merespons secara berlebihan hingga mengeluarkan ancaman kekerasan. Situasi ini akhirnya memuncak di panggung setelah pertandingan selesai.
Erstaunlicherweise dulden wir keine Tätlichkeiten gegen andere Spieler auf LAN und haben entsprechend gehandelt.
— DACH CS Masters (@dachcs) April 19, 2026
MAUschine ist für mindestens 10 Jahre gebannt und der Vorfall wurde zusätzlich an ESIC gemeldet. Falls es nicht klar wurde: Wir finden Gewalt ziemlich scheiße und… pic.twitter.com/HIIYk2TmzX
regnum4games menyatakan kecaman keras terhadap tindakan tersebut dan memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada Spidergum, termasuk bantuan hukum. Mereka juga mengapresiasi langkah cepat dari DACH CS Masters dalam memberikan sanksi tegas.
‼️STATEMENT‼️
— regnum4games (@regnum4games) April 19, 2026
Unser Spieler @SpidergumCS wurde im CS2-Turnier der @caggtusleipzig erst von @mauschine bedroht und später bei der Siegerehrung körperlich angegriffen. Wir verurteilen diese Gewalt aufs Schärfste und stehen hinter Spidergum.
⬇️Ausführliches Statement dazu im Bild. pic.twitter.com/xSsMriuMx7
Selain itu, mereka mendesak penyelenggara CAGGTUS Leipzig untuk mengambil langkah tambahan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa profesionalisme tetap menjadi hal utama dalam dunia esports. Terlepas dari tensi tinggi dalam kompetisi, tindakan kekerasan jelas melanggar batas dan dapat berdampak panjang pada karier seorang pemain.
Dengan keterlibatan ESIC dan tekanan dari komunitas, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting dalam penegakan disiplin di skena esports global.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
CS2 Market Crash: Pasar Skin Anjlok Triliunan...