NEWS

Deretan Pelatih Timnas Esports Indonesia untuk ENC 2026 Resmi Diumumkan

Dimar Haulussy   |   Jumat, 24 Apr 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Tim Nasional Esports Indonesia mulai mempersiapkan langkah serius menuju Esports Nations Cup (ENC) 2026. Bukan hanya dari sisi pemain, PBESI juga resmi mengumumkan jajaran pelatih yang akan menangani setiap cabang game yang dipertandingkan.

Baca ini juga :

» PB ESI Umumkan Roster Timnas DOTA 2 Indonesia untuk Esports Nations Cup 2026
» Anggota Keluarga Faker Terima Ancaman, Polisi Korea Selatan Langsung Lakukan Investigasi
» Hukuman Kramm Dikurangi, MPL Malaysia Tegaskan Status Major Infraction Tetap Berlaku
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
» ONIC Esports Kini Punya Head Chef Sendiri, Gaming House Makin Mirip Tim Olahraga Profesional

Pengumuman ini jadi sinyal bahwa persiapan Indonesia tidak main-main. Peran pelatih di sini krusial, mulai dari proses seleksi atlet, penyusunan strategi, hingga membangun chemistry antar pemain untuk menghadapi kompetisi tingkat dunia.

Berikut daftar lengkap pelatih Timnas Esports Indonesia untuk ENC 2026:

Untuk cabang Dota 2, posisi pelatih dipercayakan kepada Yukatheo Glen Widjaja. Sementara itu, di Mobile Legends: Bang Bang, Kenny Deo ditunjuk sebagai sosok yang akan memimpin arah permainan tim.

Di Honor of Kings, Glen Richard Pangalila akan memegang kendali sebagai pelatih. Untuk PUBG Mobile, tugas tersebut diemban oleh Deni Fianda, sedangkan PUBG Battlegrounds akan ditangani oleh Ridho Dwiki Sena.

Masuk ke ranah FPS, Baskoro Dwi Putra dipercaya sebagai pelatih untuk Valorant. Kemudian di League of Legends, Tamado Simon Sagara akan menjadi sosok di balik strategi tim.

Untuk Rainbow Six Siege, Guilherme Alf ditunjuk sebagai pelatih, sementara Maarten van Zee akan menangani cabang Rocket League.

Dengan komposisi ini, Indonesia mencoba menggabungkan pengalaman lokal dan sentuhan internasional di beberapa cabang. Hal ini menunjukkan upaya serius untuk meningkatkan daya saing tim di panggung global.

Namun pada akhirnya, nama besar atau pengalaman pelatih tetap harus dibuktikan lewat hasil. Tantangan sebenarnya ada pada bagaimana mereka membentuk tim yang solid dalam waktu yang terbatas dan menghadapi tekanan di level internasional.

ENC 2026 akan menjadi salah satu ajang pembuktian apakah strategi dan komposisi ini cukup kuat untuk membawa Indonesia bersaing, atau justru masih menyisakan pekerjaan rumah.

Menarik untuk ditunggu, apakah deretan pelatih ini mampu membawa Merah Putih berbicara banyak di panggung dunia.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru