NEWS

Remedy Entertainment Gaspol di 2026, Dari Control hingga Max Payne Remake!

Archie Gummy   |   Rabu, 06 May 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Remedy lagi-lagi bikin rame dunia game lewat update terbaru soal Control dan beberapa proyek lain yang mereka garap. Buat yang udah jatuh cinta sama dunia Control dan Alan Wake, kabar ini bisa dibilang jadi semacam pemanasan sebelum badai besar di 2026 nanti.

Control Resonant dipastikan masih on track rilis di 2026, jadi belum ada cerita delay atau ngaret sejauh ini. Menariknya, Remedy nyiapin kampanye marketing global yang dibilang cukup ambisius dan bakal makin gila menjelang perilisan. Artinya, kita bisa berharap game ini bakal sering nongol di mana-mana, dari trailer bombastis, kolaborasi brand, sampai mungkin campaign kreatif yang bikin orang awam aja ikut penasaran sama Control.

Hal yang lebih bikin percaya diri lagi, penjualan Control pertama justru terus naik dari tahun ke tahun. Total penjualannya sekarang sudah tembus lebih dari 6 juta kopi, angka yang cukup solid buat game single-player dengan gaya cerita unik dan suasana supernatural yang cukup niche. Ini nunjukin kalau IP Control punya napas panjang, masih terus nemu pemain baru, entah dari diskon, rilis ulang, atau word of mouth dari gamer yang telat hype tapi akhirnya jatuh cinta. Buat Remedy, performa kayak gini jelas jadi alasan kuat buat terus ngembangin dunia Control jadi franchise jangka panjang, bukan cuma satu dua game lalu hilang.

Di luar Control Resonant, Remedy juga ngasih update soal proyek remake Max Payne 1 dan 2 yang dikembangin bareng Rockstar Games. Remake ini sekarang udah masuk fase full production, yang artinya udah lewat tahap konsep dan perencanaan, dan sekarang benar-benar fokus digarap serius. Buat fans lama Max Payne, ini tentu kabar manis, apalagi dua game klasik itu terkenal dengan gaya noir, bullet time, dan cerita depresif yang kuat banget nempel di memori gamer generasi PS2 dan PC jadul.

Menariknya lagi, Remedy diam-diam juga lagi ngerjain satu game lain yang belum diumumin judulnya. Proyek misterius ini masih ada di tahap proof-of-concept, alias fase awal di mana mereka lagi ngetes ide, tone, gameplay, dan konsep dunia sebelum naik ke tahap produksi besar-besaran. Tahap ini biasanya jadi momen penting buat nentuin apakah sebuah proyek layak diterusin jadi game full atau enggak, jadi fakta kalau ini sampai disebut berarti Remedy cukup serius ngeliat potensinya.

Secara strategi bisnis, Remedy kelihatan makin pede buat ngarah ke model self-publishing buat game-game yang berbasis IP mereka sendiri. Dengan cara ini, mereka punya kontrol lebih besar atas distribusi dan marketing, jadi gak terlalu bergantung sama publisher eksternal. Tapi tentu aja, risikonya juga ikut naik, karena secara finansial mereka ikut nanggung beban lebih besar kalau ada yang meleset dari target. Ini taruhan yang berani, tapi kalau berhasil, imbalannya juga jauh lebih manis buat studio.

Baca ini juga :


» Dikasih Kejutan Lagi! Remedy Pastikan Bahwa Control 2 Akan Bergenre Action RPG
» Remedy Entertainment Gaet Tencent Untuk Sebarluaskan Alan Wake II!
» Control Tembus 10 Juta Pemain! Remedy Entertainment Siapkan Project Baru?
» [VIDEO]GAME AAA KOK GRATIS? YUK BALIK BERPETUALANG DI MIDGARD BARENG YUFFIE DI FF7 REMAKE INTERGRADE
» Buruan Klaim! Game Original 'Control' Bisa Didapatkan Gratis Permanen di Epic Games Store

Mereka juga menegaskan lagi strategi jangka panjang buat ngebangun franchise yang tahan lama, khususnya lewat dunia Control dan Alan Wake yang saling terhubung. Buat gamer, ini artinya kita bisa berharap makin banyak game, spin-off, atau mungkin ekspansi yang masih berada di semesta yang sama, penuh misteri, horor psikologis, dan cerita yang bikin teori bermunculan di komunitas. Contoh gampangnya, setelah Alan Wake 2 ngembangin konsep connected universe, Control Resonant berpotensi jadi bagian penting berikutnya buat ngeikat semua cerita yang sudah disebar Remedy selama beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, ada juga pandangan dari dunia finansial yang cukup menarik. Salah satu pengamat nyebutin kalau Remedy saat ini punya kas sekitar 34 juta euro di akhir kuartal, yang jadi semacam amunisi gede menjelang peluncuran Control Resonant di 2026. Tapi uniknya, harga saham perusahaan ini masih berada di level rendah, nunjukin kalau pasar finansial belum sepenuhnya ngeh atau percaya sama potensi ledakan besar di 2026 nanti. Buat gamer sih mungkin gak terlalu peduli grafik saham, tapi dari sisi cerita industri, ini menarik karena nunjukin kontras antara hype di komunitas dan reaksi pelaku pasar.

Kalau ditarik ke gambaran besar, posisi Remedy sekarang mirip studio yang lagi berdiri di persimpangan penting. Di satu sisi mereka punya IP kuat, dunia yang saling terkoneksi, dan basis fans yang makin tumbuh pelan tapi pasti. Di sisi lain, mereka lagi ngambil risiko lebih besar dengan self-publishing dan beberapa proyek sekaligus, dari Control Resonant, remake Max Payne 1 & 2, sampai game misterius yang masih di tahap awal. Tahun 2026 kelihatannya bakal jadi momentum krusial, bukan cuma buat masa depan franchise Control dan Alan Wake, tapi juga buat nentuin seberapa besar Remedy bisa naik kelas di peta industri game global.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru