NEWS

Kartu Mainan TCG Pokemon Diperiksa Bea Cukai di Bandara Soetta, Wanita Ini Akui Sampai Trauma

Adithya Mahesa   |   Jumat, 15 May 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Seorang perempuan berinisial JS (28) mengaku mengalami pemeriksaan intensif oleh petugas Bea Cukai di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta setelah pulang dari Guangzhou, China, pada Rabu (13/5/2026). Insiden tersebut viral usai JS mengaku sampai menangis karena merasa panik dan terlalu lama diperiksa akibat membawa koleksi Pokémon di dalam kopernya.

Menurut pengakuan JS, koper miliknya langsung ditandai sejak proses pengambilan bagasi dan diarahkan ke jalur pemeriksaan red line. Saat koper besar dibuka, petugas menemukan berbagai mainan Pokémon, stiker, hingga kartu koleksi yang dibawa dari Guangzhou.

JS mengaku telah menunjukkan invoice pembelian sebagai bukti harga barang yang dibelinya. Namun, petugas disebut tidak langsung mempercayai nominal yang tertera di nota tersebut dan memutuskan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap seluruh barang bawaan.


Tak hanya koper utama, koper kabin milik JS juga ikut diperiksa karena berisi koleksi kartu Pokémon. Meski sudah menjelaskan bahwa barang-barang tersebut merupakan oleh-oleh untuk anak-anaknya, JS mengaku tetap mendapatkan banyak pertanyaan dari petugas terkait perjalanan dan tujuan keberangkatannya ke China.

Situasi semakin membuatnya tertekan ketika beberapa petugas disebut mulai memeriksa harga mainan dan kartu Pokémon satu per satu melalui internet. Petugas dikabarkan mencocokkan harga pasar karena menilai beberapa item Pokémon memiliki nilai koleksi yang tinggi.

Baca ini juga :

» NVIDIA Resmi Rilis Lini GeForce yang Gak Punya GPU Sama Sekali
» Road to Worlds! Kualifikasi WCS 2026 Sudah Dimulai di Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL
» Gak Dapet Charizard, Pria Florida Ini Malah Bobol Toko Pokémon Pakai Gergaji Mesin
» Taktik The Pokemon Company Lawan Scalper, Wajib Bawa Kartu Identitas!
» Pihak Bandara Soekarno Hatta Tahan Kartu Pokemon Senilai Rp 1.2 Miliar Rupiah

JS kemudian diarahkan ke kantor Bea Cukai bersama seluruh barang bawaannya. Di ruangan tersebut, ia mengaku harus menjalani pemeriksaan selama beberapa jam sambil barang-barangnya difoto dan dibandingkan dengan harga pasaran online.

Meski telah memperlihatkan nota pembelian hingga foto saat membeli barang di pasar mainan Guangzhou, JS mengatakan petugas tetap meragukan keterangannya. Ia juga mengaku sempat merasa ditekan ketika salah satu petugas meminta dirinya jujur mengenai harga asli barang yang dibawa.

“Petugas sempat bilang, ‘Ibu jujur saja belinya berapa, nanti saya bantu’. Tapi saya tetap bilang saya belinya di pasar dan sesuai nota,” ungkap JS.


Pada akhirnya, JS diperbolehkan membawa pulang seluruh barang miliknya setelah mendapatkan penjelasan mengenai aturan barang bawaan penumpang yang dianggap tidak lagi masuk kategori personal use atau penggunaan pribadi.

Sementara itu, suami JS yang berinisial KV (33) mengaku kecewa dengan perlakuan yang diterima istrinya selama pemeriksaan berlangsung. Ia mempertanyakan prosedur pemeriksaan yang menurutnya terasa berlebihan dan membuat istrinya sampai menangis di bandara.

KV menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan apabila memang ada pajak atau biaya tambahan yang harus dibayarkan. Namun, ia menyayangkan cara pemeriksaan yang dinilai kurang nyaman bagi penumpang.

Kasus ini pun langsung menjadi perbincangan di media sosial, terutama di kalangan kolektor Pokémon dan traveler. Banyak warganet mempertanyakan batas barang personal use yang diperbolehkan masuk ke Indonesia, terutama untuk item koleksi seperti kartu Pokémon dan mainan hobi lainnya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru