




Event jejepangan Comifuro 22 yang digelar di ICE BSD Tangerang lagi-lagi buktiin diri sebagai surganya para wibu dan pecinta budaya pop Jepang di Indonesia. Dari pagi sampai malam, venue rame terus dan antrian mengular panjang sampai dibilang mirip ular yang melingkar di sekitar area acara. Buat sebagian orang, antrian segila itu mungkin keliatan nyusahin, tapi justru di sini keliatan seberapa besar antusiasme pengunjung yang udah nungguin event ini. Banyak yang datang bareng temen satu circle, ada juga yang sengaja ke sana sendirian cuma buat ngerasain vibe keramaian khas event wibu skala gede.

Comifuro 22 tahun ini bukan cuma jadi ajang cuci mata liat merch anime atau ngantri booth idaman, tapi juga wadah besar buat komunitas kreator lokal dan penggemar saling ketemu langsung. Di setiap sudut, pengunjung bisa nemuin deretan booth artist yang jual berbagai karya mulai dari ilustrasi original, fanart, poster, sampai standee dan print on demand yang udah disiapin khusus buat acara ini. Para penulis buku dan kreator doujin juga ga mau kalah, mereka bawa karya-karya yang sebelumnya mungkin cuma bisa dibeli online, sekarang bisa diliat langsung sambil ngobrol sama kreatornya. Momen kayak gini bikin hubungan antara kreator dan fans jadi lebih deket karena interaksinya ga lagi sebatas komentar atau like di media sosial.
Buat yang ngikutin skena virtual YouTuber, di sana juga ada para vtuber yang hadir sebagai guest atau kolaborator bareng beberapa booth. Walaupun mereka dikenal lewat avatar digital, kehadiran mereka di event bikin fans punya kesempatan buat merasakan pengalaman yang lebih nyata, entah itu lewat sesi meet and greet, beli merch, atau sekadar foto di area yang sudah disiapkan. Cosplayer juga jadi salah satu daya tarik utama dan bisa ditemui hampir di setiap spot, dari karakter anime populer, game, sampai desain orisinal yang unik. Pengunjung sering berhenti sejenak cuma buat minta foto bareng atau sekadar mengagumi detail kostum yang digarap serius.

Selain itu, Comifuro 22 juga kedatangan beragam influencer dan konten kreator yang biasa muncul di timeline penggemar anime dan game. Banyak dari mereka yang datang buat ngonten, bikin vlog, atau sekadar menyapa para follower yang kebetulan ada di lokasi. Di tengah hiruk-pikuk itu, ada juga kehadiran developer game lokal yang memanfaatkan event ini buat ngenalin proyek dan karya mereka ke audiens yang tepat. Pengunjung bisa langsung nyobain game, kasih feedback, sampai ngobrol santai soal proses pengembangannya.

Suasana di dalam hall acara sendiri padat tapi hidup, dengan dekorasi bernuansa anime dan berbagai banner yang bikin feel-nya bener-bener kayak perayaan budaya pop Jepang. Dari pintu masuk sampai ke dalam, pengunjung disuguhi deretan booth yang seolah ga ada habisnya, bikin banyak orang butuh waktu lama cuma buat muterin seluruh area. Di beberapa titik, kerumunan makin menebal, terutama di sekitar booth populer, spot foto, dan area komunitas tertentu yang jadi tempat kumpulnya para penggemar tema serupa. Meskipun capek berdiri dan jalan seharian, banyak yang tetap betah karena atmosfernya memang seru dan penuh energi positif.
Baca ini juga :
» Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Langsung Lawan Brazil Kayak Tsubasa?
» Event Festival Budaya Djakarta Ennichi Mendadak Batal Beberapa Jam Sebelum Dimulai
» Produser Film Anime Your Name dan Suzume Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Eksploitasi Seksual Anak
» CBN Fiber Hadirkan Koneksi Super Cepat di Comic Frontier 22 ICE BSD, Intip Keseruannya!
» Comic Frontier 22: Pesta Kreativitas Budaya Pop Terbesar Siap Digelar Mei 2026!
Keramaian Comifuro 22 ini pada akhirnya nunjukin kalau komunitas wibu dan pecinta anime di Indonesia bukan cuma besar, tapi juga solid dan aktif. Event ini sukses jadi tempat ngumpul lintas minat: dari artist, penulis, vtuber, cosplayer, influencer, sampe developer game, semuanya bisa berbagi panggung dalam satu ruang yang sama. Buat pengunjung, datang ke sini rasanya kayak pulang ke rumah kedua, tempat di mana mereka bebas jadi diri sendiri tanpa takut di-judge. Dengan antusiasme yang ga keliatan menurun, Comifuro kayaknya bakal terus jadi salah satu agenda wajib tiap kali musim event jejepangan datang
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026,...