NEWS

Hukuman Kramm Dikurangi, MPL Malaysia Tegaskan Status Major Infraction Tetap Berlaku

Dimar Haulussy   |   Rabu, 27 May 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Kompetitif MLBB Malaysia kembali jadi sorotan setelah MPL Malaysia resmi mengumumkan pengurangan hukuman untuk pemain Mark “Kramm” Rusiana. Sebelumnya, pemain tersebut dijatuhi suspension selama tujuh pertandingan resmi akibat tindakan disciplinary terkait pesan tidak pantas yang dikirim kepada pemain Ye3.

Baca ini juga :

» Andra ST dan Robby Pantjoro Alami Kecelakaan Tunggal, McLaren 720S Terbelah Dua di Sukoharjo
» Nongshim RedForce Juara PMMI 2026, Tundukkan Persaingan Sengit di Grand Final Macau
» Paper Rex Tersingkir dari EWC 2026 Usai Tumbang 1-2 dari Karmine Corp
» Team Falcons MENA Lengkapi Daftar 16 Tim MSC EWC 2026, Siap Tantang Raksasa Dunia di Main
» Para GOAT Lintas Game Bersatu! Trailer Esports World Cup 2026 Jadi Panggung Para Legenda Esports

Melalui pernyataan resmi terbaru, MPL MY mengonfirmasi kalau hukuman suspension Kramm kini dikurangi menjadi lima pertandingan resmi. Namun, pihak liga juga menegaskan bahwa keputusan disciplinary awal mereka tetap tidak berubah dan status “Major Infraction” terhadap Kramm masih berlaku sepenuhnya.

Dalam penjelasannya, MPL Malaysia mengatakan kalau Kramm bersama organisasinya telah menggunakan hak banding sesuai rulebook resmi MPL MY. Setelah proses peninjauan dilakukan berdasarkan bukti, dokumen, serta hasil investigasi sebelumnya, liga memutuskan bahwa pelanggaran yang dilakukan tetap sah dan didukung bukti yang cukup.

Meski begitu, ada perkembangan baru setelah proses disciplinary berjalan. MPL MY menyebut keputusan pengurangan hukuman terjadi karena adanya rekonsiliasi yang dilakukan seluruh pihak terkait, termasuk komunikasi langsung antar tim, penerimaan terhadap proses yang berlangsung, serta komitmen bersama untuk menyelesaikan masalah secara konstruktif.

“MPL Malaysia remains committed in building an ecosystem where competition is fierce, but conduct is never compromised,” tulis pihak liga dalam pernyataan resminya.

Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Kramm juga mengunggah surat permintaan maaf terbuka kepada komunitas MLBB esports. Dalam surat itu, dirinya mengakui telah kehilangan kontrol emosi saat mengirim DM tidak pantas kepada Ye3 pada 2 Mei lalu.

Kramm mengatakan dirinya salah memahami situasi yang berkembang di media sosial dan membiarkan tekanan emosional mengambil alih keputusan yang ia buat saat itu.

“There's really no excuse for how I reacted,” tulis Kramm dalam suratnya.

Selama menjalani masa suspension, Kramm mengaku banyak melakukan refleksi terkait dampak dari tindakannya terhadap komunitas esports. Ia juga menyebut telah menjalani counseling untuk belajar mengontrol emosi dan menghadapi tekanan sebagai pemain profesional.

Selain meminta maaf kepada Ye3 dan keluarganya, Kramm juga mengucapkan terima kasih karena Ye3 bersedia berdamai dan memaafkan dirinya. Ia berjanji akan membuktikan perubahan lewat tindakan dan sikapnya ke depan.

Kasus ini langsung memancing banyak diskusi di komunitas MLBB Asia Tenggara. Sebagian mendukung keputusan pengurangan hukuman karena melihat adanya itikad baik serta proses damai antar pihak, sementara sebagian lain merasa hukuman untuk pemain profesional tetap harus ditegakkan secara tegas demi menjaga integritas scene kompetitif.

Dengan hukuman baru ini, Kramm dipastikan masih harus absen dalam beberapa pertandingan MPL MY Season 17 mendatang sebelum akhirnya bisa kembali tampil di panggung kompetitif.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru